Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Amar Bank Sebar Dividen Rp95,47 Miliar

Ilustrasi Amar Bank/Dok Amar Bank
Ilustrasi Amar Bank/Dok Amar Bank
Intinya sih...
  • Amar Bank mencatat kinerja keuangan apik dengan laba bersih Rp67,5 miliar, naik 38,1% yoy dan dividen tunai Rp95,47 miliar.
  • Pendapatan bunga bersih tumbuh 19,06%, ROA 6,94%, ROE 8,13%, rasio NPL rendah 1,48%, dan rasio CAR tinggi 121,6%.
  • Amar Bank fokus pada penyaluran kredit yang bertanggung jawab untuk segmen UMKM dan ritel serta menawarkan layanan perbankan digital inovatif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) atau Amar Bank mencatatkan kinerja keuangan yang apik selama kuartal I-2025. Hal itu dibuktikan lewat perolehan laba bersih sebesar Rp67,5 miliar atau naik 38,1 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Tahun ini, Amar Bank juga kembali membagikan dividen tunai sebesar Rp95,47 miliar atau Rp5,30 per lembar saham, sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan pemegang saham.

Capaian itu merupakan laba tertinggi sepanjang perjalanan 11 tahun Amar Bank. Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian mengatakan, sebagai bank digital yang melayani segmen ritel dan usaha mikro kecil menengah (UMKM), pihaknya berhasil mencatat tonggak penting dalam perjalanannya selama 11 tahun dengan pencapaian keuangan yang mengesankan, pertumbuhan berkelanjutan, dan komitmen kuat terhadap inklusi keuangan.

“Dalam kurun waktu lebih dari satu dekade, Amar Bank telah berkembang menjadi salah satu pemain utama di sektor perbankan digital Indonesia. Tahun 2024 menjadi bukti nyata dari pertumbuhan konsisten tersebut,” tutur Vishal, dikutip Jumat (20/6/2025).

1. Capaian pendapatan

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Dok. IDN Times)

Pada kuartal I-2025, pendapatan bunga bersih Amar Bank tumbuh 19,06 persen, menopang total pendapatan operasional yang mencapai Rp463,7 miliar atau naik 22,88 persen dibanding periode sama 2024.

Rasio profitabilitas pun menunjukkan tren positif dengan ROA sebesar 6,94 persen dan ROE sebesar 8,13 persen, mencerminkan efisiensi dan pengelolaan modal yang semakin baik.

Portofolio kredit Amar Bank tumbuh sehat sebesar 15,83 persen yoy dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap rendah di level 1,48 persen. Efisiensi operasional turut meningkat, tercermin dari penurunan rasio BOPO menjadi 81,79 persen. Didukung oleh struktur permodalan yang kokoh, Amar Bank mencatat rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 121,6 persen, LCR sebesar 3.860 persen, dan NSFR sebesar 163 persen, jauh melampaui batas minimum regulasi dan menegaskan posisi keuangan yang sangat solid untuk ekspansi berkelanjutan.

Berbagai strategi pada 2025 disiapkan untuk mencapai pertumbuhan positif. Strategi tersebut difokuskan pada inovasi teknologi untuk memberikan solusi keuangan yang cepat dan aman bagi nasabah, serta didukung oleh modal bank yang kuat yang ditunjukkan dari CAR yang tinggi untuk dapat terus melakukan ekspansi.

"Dengan kinerja solid di tahun 2024 dan momentum positif di awal 2025, kami yakin dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan sepanjang tahun ini. Fokus kami di tahun 2025 tertuju pada perluasan akses keuangan bagi UMKM, penguatan integrasi Embedded Banking (EB), serta peningkatan efisiensi operasional melalui inovasi digital. Kami tidak hanya membangun bank digital, kami membangun masa depan inklusi keuangan yang lebih merata di Indonesia,” beber Vishal.

2. Penyaluran kredit yang dilakukan Bank Amar

Ilustrasi UMKM. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi UMKM. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sementara itu, Senior Vice President of Finance Amar Bank, David Wirawan menekankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta manajemen biaya yang efisien menjadi pendorong utama pertumbuhan ini.

“Kinerja keuangan Amar Bank di kuartal pertama 2025 mencerminkan eksekusi strategi yang disiplin dengan berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan. Laba bersih meningkat signifikan, efisiensi operasional terus membaik, dan rasio keuangan kami tetap sangat sehat. Dengan kombinasi fundamental yang kuat dan inovasi digital yang terus dikembangkan, kami optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir tahun,” tutur David.

David menambahkan, Amar Bank terus memperluas penyaluran kredit yang bertanggung jawab, khususnya bagi segmen UMKM dan ritel, guna meningkatkan akses keuangan yang lebih merata bagi masyarakat.

“Di sisi likuiditas, kami mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta terus mendorong peningkatan rasio CASA. Efisiensi operasional pun menjadi prioritas, yang kami wujudkan melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.

Selain itu, Amar Bank juga akan tetap fokus dalam mendukung dan memberdayakan UMKM dengan menyasar sektor-sektor yang potensial, termasuk industri kreatif di Indonesia. Baru-baru ini, Amar Bank menjadi mitra utama untuk penyelenggaraan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market 2025.

3. Tiga layanan perbankan digital inovatif Amar Bank

Amar Bank Logo (Dok.istimewa)
Amar Bank Logo (Dok.istimewa)

Amar Bank menawarkan tiga layanan perbankan digital inovatif, yakni aplikasi Amar Bank, Tunaiku, dan Embedded Banking.

Aplikasi Amar Bank adalah bank cerdas berbasis cloud yang hanya tersedia di mobile, dilengkapi teknologi AI untuk pengalaman yang lebih personal. Tunaiku menyediakan pinjaman tanpa agunan hingga Rp30 juta dengan proses cepat dan bunga kompetitif, khusus bagi masyarakat underbanked dan unbanked.

Sementara itu, layanan Embedded Banking memungkinkan akses layanan perbankan langsung di platform mitra, sehingga lebih praktis dan menjangkau lebih banyak pengguna.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us