Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Aplikasi Kripto Sasar Trader Pemula Lewat Fitur Simpel
ilustrasi investasi kripto (pexels.com/Jakub Zerdzicki)
  • Pintu memperkenalkan Pintu Futures Lite untuk trader pemula dan menengah yang ingin mencoba perdagangan derivatif aset crypto dengan leverage.
  • Pengguna dapat membuka posisi long atau short, menentukan margin dan leverage, lalu mengatur take profit serta stop loss.
  • Trading futures dengan leverage memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal, sehingga pengguna diimbau melakukan riset mandiri dan mengelola risiko.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
April 2026

Data bursa crypto CFX menunjukkan perdagangan pasar derivatif di dalam negeri mencapai Rp4,4 triliun.

kuartal II-2026

Perdagangan derivatif kripto global mencapai 12,7 triliun dolar AS berdasarkan 2026 Q2 Crypto Industry Report dari CoinGecko.

Rabu (19/8/2026)

Andy Putra menyampaikan Pintu Futures Lite dirancang dengan alur transaksi sederhana bagi pengguna baru instrumen derivatif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pintu Futures Lite adalah fitur trading derivatif aset crypto dengan leverage dan alur transaksi sederhana.
  • Who?
    PT Pintu Kemana Saja (Pintu), Presiden Direktur Pintu Andy Putra, serta trader pemula dan menengah.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Rabu (19/8/2026).
  • Why?
    Fitur ini dirancang agar pengguna yang baru mencoba instrumen derivatif lebih mudah melakukan transaksi.
  • How?
    Pengguna memilih long atau short, memasukkan margin dan leverage hingga maksimal 25 kali, lalu mengatur take profit dan stop loss.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pintu membuat Pintu Futures Lite untuk orang yang baru belajar jual beli aset crypto. Andy Putra bilang orang bisa memilih long atau short dalam tiga langkah. Mereka juga bisa memakai take profit dan stop loss. Tetapi, trading futures dengan leverage punya risiko tinggi dan modal bisa hilang semua.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Alur transaksi tiga langkah pada Pintu Futures Lite memberi ruang bagi pengguna baru untuk mengenal perdagangan derivatif crypto secara bertahap. Pengaturan leverage, isolated margin, take profit, dan stop loss menjadi fitur yang disebut untuk mendukung pengelolaan risiko saat pengguna membuka dan memantau posisi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pintu Kemana Saja (Pintu) membidik trader pemula dan menengah untuk masuk ke perdagangan derivatif aset kripto dengan leverage. Strategi tersebut dilakukan melalui Pintu Futures Lite. Presiden Direktur Pintu Andy Putra mengatakan itu adalah fitur trading derivatif yang dirancang dengan alur transaksi sederhana agar lebih mudah digunakan oleh pengguna yang baru mencoba instrumen tersebut.

Dia mengatakan Pintu Futures Lite menjadi pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah yang ingin mulai trading derivatif kripto menggunakan leverage. Pengguna dapat membuka posisi long atau short dalam tiga langkah dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko melalui isolated margin, take profit, dan stop loss.

"Kami berharap fitur ini dapat menjadi jembatan inklusi sekaligus pengalaman awal yang aman bagi trader baru, sekaligus menjadi pilihan baru bagi pengguna selain dari fitur Pintu Futures Pro yang menawarkan pengalaman yang lebih advanced," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

1. Perdagangan derivatif kripto tembus 12,7 triliun dolar AS

ilustrasi kripto (unsplash.com/Traxer)

Perdagangan derivatif kripto secara global di tengah kondisi pasar yang fluktuatif tetap mengungguli perdagangan spot. Berdasarkan 2026 Q2 Crypto Industry Report dari CoinGecko, perdagangan derivatif kripto pada kuartal II-2026 secara global mencapai 12,7 triliun dolar AS.

Sementara itu, perdagangan spot pada periode yang sama tercatat sebesar 1,95 triliun dolar AS. Di dalam negeri, data dari bursa crypto CFX menunjukkan perdagangan pasar derivatif mencapai Rp4,4 triliun per April 2026.

2. Trader pemula tetap harus memahami risikonya

ilustrasi seorang pria menganalisis grafik mata uang kripto di monitor layar sentuh (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Pihaknya optimistis strategi yang dilakukan dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia memahami instrumen derivatif kripto secara bertahap dan bertanggung jawab. Ke depan, fitur edukasi terintegrasi tetap didorong serta memperluas pilihan aset yang dapat diperdagangkan.

"Namun, perlu diingat, trading futures dengan leverage memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal, sehingga kami selalu mengimbau pengguna untuk melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR) serta selalu mengelola risiko dengan baik sebelum bertransaksi," paparnya.

3. Cara memanfaatkan fitur trader pemula

ilustrasi kripto (pexels.com/Leeloo The First)

Pengguna dapat membuka posisi dalam tiga langkah. Pertama, pengguna memilih posisi long apabila memperkirakan harga aset akan naik atau short apabila memperkirakan harga akan turun.

Kedua, pengguna memasukkan jumlah margin dan menentukan besaran leverage melalui slider hingga maksimal 25 kali lipat dari modal awal, sesuai dengan batas toleransi risiko yang dimiliki.

Ketiga, setelah posisi terbuka, sistem menampilkan status posisi secara real time. Pengguna dapat langsung mengatur take profit dan stop loss melalui halaman detail posisi aktif.

Alur tiga langkah tersebut dibuat agar transaksi derivatif crypto lebih mudah, terutama bagi pengguna yang baru pertama kali mencoba instrumen investasi dengan leverage. Kombinasi leverage yang dapat disesuaikan, manajemen risiko otomatis, dan tampilan single-screen menjadi bagian dari fitur Pintu Futures Lite.

"Kami meyakini, kemudahan yang kami tawarkan melalui Pintu Futures Lite dapat mendorong peningkatan adopsi dan inklusi terhadap trading derivatif kripto,” kata Andy.

Curated For You

Editorial Team

Related Article