Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

AS Pantau Ancaman Siber pada 20 Kapal Dagang Dunia

2 min read
AS Pantau Ancaman Siber pada 20 Kapal Dagang Dunia
Bendera Amerika Serikat (unsplash.com/chris robert)
  • AS melalui CISA, FBI, dan Penjaga Pantai memperketat pengawasan setelah hampir 20 kapal dagang internasional menjadi sasaran upaya peretasan sejak akhir Agustus 2026.
  • Belum ada peretas yang mengambil alih navigasi atau kendali kapal; dua kapal asing di Teluk Meksiko diperiksa tanpa menunda pelayaran maupun memicu gangguan operasional.
  • Kerentanan kapal meningkat karena teknologi lawas dan otomatisasi yang sulit diperbarui; serangan kerap masuk lewat flash disk, unduhan internet, serta tautan phishing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperketat pengawasan terhadap potensi ancaman siber yang menargetkan sekitar 20 kapal dagang internasional. Peringatan ini dikeluarkan untuk mengantisipasi gangguan sistem digital yang dapat menghambat alur pelayaran global.

Otoritas keamanan maritim federal meminta seluruh kapal niaga mematuhi prosedur keselamatan sebelum memasuki pelabuhan. Langkah mitigasi tersebut dinilai krusial untuk melindungi stabilitas logistik perdagangan dunia tanpa mengganggu arus distribusi barang.

  1. 1. AS lacak peretasan puluhan kapal dagang internasional

    Peretasan yang dilakukan oleh seorang hacker.
    ilustrasi peretasan (pexels.com/Julio Lopez)

    Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) bersama FBI mengidentifikasi adanya upaya peretasan yang menyasar hampir 20 kapal komersial sejak akhir Agustus 2026. Meski demikian, kelompok peretas belum berhasil mengambil alih sistem navigasi maupun kendali fisik kapal-kapal tersebut.

    Penjaga Pantai AS meminta laporan awal apabila terdapat kapal terdampak yang hendak bersandar di pelabuhan domestik. Pengawasan ketat ini terus dilakukan mengingat perusahaan pelayaran internasional kian bergantung pada jaringan komputer untuk mengatur rute navigasi harian.

  2. 2. Petugas periksa dua kapal asing di Teluk Meksiko

    Teluk Meksiko.
    potret Teluk Meksiko (commons.wikimedia.org/GrandEscogriffe)

    Petugas Penjaga Pantai AS merespons cepat dengan memeriksa dua kapal kargo berbendera asing di Teluk Meksiko pada akhir Agustus 2026. Salah satu armada yang diperiksa adalah kapal tanker pengangkut minyak mentah yang berlayar menuju wilayah Galveston, Texas.

    Pemeriksaan perangkat keras dan jaringan komputer berlangsung kooperatif tanpa memicu penundaan jadwal pelayaran. Langkah ini diambil untuk menjamin keandalan sistem pertukaran data kapal sebelum memasuki kawasan pelabuhan utama AS.

    "Saat ini tidak ada laporan mengenai gangguan operasional, bahaya fisik terhadap awak kapal, maupun dampak lingkungan," ujar juru bicara Penjaga Pantai AS.

  3. 3. Teknologi lama picu kerentanan sistem navigasi kapal

    ilustrasi navigasi kapal
    ilustrasi navigasi kapal (unsplash.com/Raymond Yeung)

    Kerentanan infrastruktur digital kapal niaga meningkat akibat tingginya ketergantungan pada sistem otomatisasi yang jarang diperbarui. Saat ini, banyak kapal dagang yang beroperasi masih menggunakan komponen teknologi lawas tanpa perlindungan siber yang memadai.

    Laporan dari firma keamanan CyberOwl mencatat, sebagian besar percobaan peretasan masuk melalui perangkat penyimpanan eksternal (flash disk) yang dicolokkan ke komputer kapal. Selain itu, serangan siber juga menembus jaringan melalui unduhan berkas internet dan tautan jebakan (phishing).

    "Sistem operasional kapal sangat rentan terhadap serangan siber karena menggunakan peralatan lama yang tidak dapat diperbarui dengan mudah," kata Direktur Program Riset Keamanan Siber DNV, Maria Bartnes, dikutip dari Livemint.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More