EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn. (IDN Times/Triyan).
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, keikutsertaan dalam WITF 2026 menjadi salah satu upaya perseroan memperluas akses pasar desa wisata ke tingkat internasional.
“Akses pasar menjadi satu hal penting yang perlu didorong dalam mengembangkan Desa Bakti BCA. Melalui partisipasi di WITF 2026 serta interaksi langsung bersama puluhan buyers mancanegara, kami ingin membuka peluang kerja sama bisnis yang nyata dan berkelanjutan bagi Desa Bakti BCA,” ujar Hera dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).
Sebanyak 11 desa binaan yang mengikuti pameran tersebut menawarkan paket wisata berbasis kekayaan budaya dan alam daerah. Desa tersebut meliputi Kampung Adat Sijunjung di Sumatra Barat, Desa Wisata Dayun di Riau, Desa Wisata Limbongan dan Bukit Peramun di Belitung, serta Desa Wisata Taro di Bali.
Selain itu, terdapat Wisata Wayang Desa Wukirsari di Yogyakarta, Desa Wisata Edelweiss Wonokitri, Desa Wisata Tamansari, Desa Wisata Bilebante di Nusa Tenggara Barat, Kampung Adat Prai Ijing atau Tebara di Nusa Tenggara Timur, serta Desa Wisata Pulau Derawan di Kalimantan Timur.