Jakarta, IDN Times - Pemerintah Belanda mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 25.000 posisi pegawai negeri sipil melalui program efisiensi berbasis kecerdasan buatan (AI). Perampingan birokrasi berskala besar ini ditargetkan mampu menghemat anggaran belanja negara hingga 3,5 miliar euro (Rp70,9 triliun) per tahun.
Berdasarkan keterangan resmi pada Senin (26/10/2026), pengurangan aparatur ini mematok target penghematan awal sebesar 900 juta euro (Rp18,27 triliun) per tahun mulai 2027. Nilai penghematan tersebut selanjutnya akan dinaikkan secara berkala hingga mencapai target maksimal pada 2035 mendatang.
