KRL Bablas Tak Berhenti di Stasiun Sudirman, KCI Tindak Masinis

KRL Commuter Line 5712 relasi Kampung Bandan–Manggarai tidak berhenti di Stasiun Sudirman, membuat penumpang tujuan Sudirman turun di Manggarai.
Penumpang mengeluhkan tidak adanya pemberitahuan atau pengumuman saat kereta melintas langsung ke Manggarai, melalui unggahan di Threads dan X.
KAI Commuter meminta maaf, memeriksa masinis secara intensif, serta mengevaluasi prosedur operasional, disiplin personel, dan pengawasan sesuai SOP.
Jakarta, IDN Times - Pagi tadi, warga Ibu Kota dan sekitarnya dihebohkan dengan insiden KRL Commuter Line yang melewati satu stasiun dengan tidak berhenti di Stasiun Sudirman.
Pengguna yang harusnya turun di Stasiun Sudirman, karena kejadian itu harus turun di stasiun berikutnya, yakni Manggarai.
Adapun KRL yang dimaksud ialah Commuter Line No.5712 relasi Kampung Bandan – Manggarai.
1. Pengguna tak diberikan informasi saat KRL bablas ke Manggarai

Potret rangkaian KRL buatan perusahaan China CRRC Qingdao Sifang Co., Ltd. (Dok. KAI Commuter) Para pengguna KRL mengeluhkan insiden itu di media sosial Threads dan juga X. Mereka terkejut saat KRL tak berhenti di Stasiun Sudirman tanpa pemberitahuan.
“Kereta dari Tanah Abang (pk. 08:10) menuju Manggarai tidak berhenti di Stasiun Sudirman, langsung lanjut ke st. Manggarai. Tanpa penjelasan, tanpa pengumuman. Mohon diinvestigasi dan diberi penjelasan ya,” tulis akun @kevin.hobert.
2. KCI tindak tegas masinis

Potret rangkaian KRL buatan perusahaan China CRRC Qingdao Sifang Co., Ltd. (Dok. KAI Commuter) Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menegaskan pihak perusahaan menanggapi kejadian ini dengan sangat serius, dan harus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Atas kejadian tersebut, KAI Commuter langsung mengambil tindakan tegas dan responsif dengan melakukan penanganan di lapangan. Selain juga pemeriksaan secara intensif terhadap petugas Masinis yang berdinas pada rangkaian kereta tersebut guna mengetahui penyebab pasti atas kejadian tersebut,” kata Leza dikutip dari keterangan resmi.
3. KCI minta maaf

KRL produksi perusahaan China, CRRC Sifang. (dok. KCI) KAI Commuter juga menyampaikaan permohonan maaf atas pelanggaran operasional tersebut.
“KAI Commuter berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional perjalanan Commuter Line agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang karena keselamatan dan keamanan pengguna adalah prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar,” beber Leza.
Selain itu, KAI Commuter juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan dan penegakan aturan sesuai dengan SOP yang berlaku bagi personel yang bertugas. "Sebagai operator moda transportasi Commuter Line, kami terus berupaya memperketat pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh awak sarana perkeretaapian demi menjaga standar keselamatan transportasi publik yang aman,” kata Leza.






















