Jakarta, IDN Times - Peneliti CORE Indonesia, Dwi Andreas Santosa tak menampik klaim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkait delapan komoditas yang sudah berhasil dicukupi secara mandiri atau swasembada. Meski begitu, untuk produk olahan ayam tak sepenuhnya dapat dikatakan swasembada. Sebab, pakan ayam masih sepenuhnya mengimpor dari luar Indonesia.
Delapan komoditas yang diklaim Prabowo sudah berhasil dipenuhi secara mandiri yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
"Sudah sejak lama, kita memang telah swasembada di delapan komoditas tersebut. Misalnya terkait (komoditas) telur, itu kan sudah lama (sudah swasembada). Meskipun bila dibaca secara keseluruhan terkait telur dan ayam, Indonesia belum swasembada juga. Karena apa? 100 persen pakannya masih kita impor, grand parent stock (GPS) juga masih impor," ungkap Andreas di dalam dialog virtual yang membahas pidato kenegaraan Prabowo 2026 pada Jumat (14/8/2026).
"50 persen bahan untuk pakan itu masih kita impor. Sedangkan, bahan lainnya bisa dicukupi dari dalam negeri" imbuhnya.
Namun, Andreas juga menyebut stok telur ayam dan daging ayam untuk kebutuhan dalam negeri sudah cukup. CORE Indonesia juga mencatat Indonesia sudah sejak lama berhasil swasembada untuk komoditas bawang merah.