Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.951 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.951 per Dolar AS
Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah (Pexels.com)
Intinya Sih
  • Rupiah dibuka menguat ke Rp17.951 per dolar AS, naik 44 poin atau 0,24 persen dibanding penutupan sebelumnya.
  • Penguatan rupiah didorong pelemahan dolar AS setelah data ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls Amerika Serikat dirilis lebih rendah dari ekspektasi pasar.
  • Meski menguat, analis menilai penguatan rupiah masih terbatas karena minat investor asing belum pulih dan arus modal masuk masih berhati-hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat pada level Rp17.951 per dolar AS pada perdagangan Jumat (3/7/2026) Berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka menguat 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan penutupan kemarin.

Rupiah akhirnya menguat setelah mengalami tren pelemahan sejak 30 Juni 2026 hingga 2 Juli 2026. selama tiga hari, rupiah melemah hingga mendekati Rp18 ribu per dolar AS.

1. Rincian mata uang di Asia yang bergerak menguat

Mayoritas mata uang di Asia menguat, rinciannya:

  • Bath Thailand menguat 0,12 persen
  • Ringgit Malaysia menguat 0,42 persen
  • Yuan China menguat 0,08 persen
  • Pesso Filipina menguat 0,24 persen
  • Dolar Singapura menguat 0,13 persen

2. Rupiah diperkirakan akan menguat hari ini karena data ketenagakerjaan AS lebih rendah dari ekspektasi

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini. Penguatan didorong oleh pelemahan dolar AS setelah data ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls (NFP) AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi pasar.

"Data tersebut memicu tekanan terhadap dolar AS karena meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memiliki ruang lebih besar untuk memangkas suku bunga dalam waktu mendatang," tegasnya.

3. Penguatan rupiah diprediksi akan berlangsung terbatas

Meski demikian, penguatan rupiah diperkirakan masih akan berlangsung terbatas. Pasalnya, minat investor asing terhadap pasar keuangan domestik dinilai belum sepenuhnya pulih, sehingga arus modal asing masih cenderung berhati-hati.

Selain mencermati perkembangan kebijakan moneter AS, pelaku pasar juga masih menunggu katalis positif dari dalam negeri yang mampu mendorong masuknya kembali dana asing ke pasar obligasi maupun saham Indonesia.

"Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.900-Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan hari ini," tegasnya.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More