Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IHSG Melemah Tipis Usai Prabowo Reshuffle Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Triyan).
  • IHSG menutup perdagangan Senin di zona merah, turun 6,69 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.534,69.
  • Perdagangan mencatat nilai transaksi Rp17,80 triliun, dengan 455 saham melemah, 229 saham menguat, dan 279 saham stagnan.
  • Indeks saham unggulan menguat, sementara Ibrahim Assuaibi menilai ketidakpastian pasca reshuffle kabinet membayangi IHSG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (14/9/2026)

IHSG mengakhiri perdagangan awal pekan di zona merah pada posisi 6.534,69. Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada sore hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    IHSG ditutup melemah 6,69 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.534,69.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet; Purbaya Yudhi Sadewa diganti dan Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan.
  • Where?
    Perdagangan berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
  • When?
    IHSG mengakhiri perdagangan awal pekan pada Senin (14/9/2026); reshuffle dilakukan pada sore hari.
  • Why?
    Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan IHSG turut dibayangi ketidakpastian pasar pasca reshuffle kabinet.
  • How?
    IHSG bergerak ke zona merah, sementara LQ45, IDX30, IDX80, IDXESGL, dan IDXQ30 menguat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

IHSG turun sedikit pada Senin. Di Bursa Efek Indonesia, banyak saham turun, tetapi ada juga yang naik dan diam. Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet sore hari. Purbaya Yudhi Sadewa diganti, lalu Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan baru. Pak Ibrahim bilang perubahan mendadak itu bisa memengaruhi IHSG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Meski IHSG ditutup melemah tipis, sejumlah indikator perdagangan memperlihatkan aktivitas pasar tetap berlangsung dengan nilai transaksi Rp17,80 triliun. Sebanyak 229 saham menguat, sedangkan seluruh indeks saham unggulan yang disebutkan bergerak di zona hijau. Kondisi ini menunjukkan pergerakan saham tidak seragam pada akhir perdagangan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (14/9/2026), di zona merah.

Berdasarkan data BEI pada penutupan perdagangan, IHSG parkir di posisi 6.534,69, mencatatkan penurunan sebesar 6,69 poin atau melemah 0,10 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 6.541,38.

1. Data perdagangan sore ini

Aktivitas perdagangan hingga penutupan sore ini membukukan volume transaksi 33,42 miliar lembar saham, nilai transaksi Rp17,80 triliun, frekuensi perdagangan 2,094 juta kali transaksi, dengan nilai kapitalisasi pasar berada di level Rp11.371 triliun.

Pada akhir perdagangan hari ini, sebanyak 229 saham tercatat menguat. Sebaliknya, 455 saham mengalami pelemahan, dan 279 posisinya tidak berubah alias stagnan.

2. Indeks saham unggulan kompak menghijau

Berbeda dengan IHSG yang ditutup melemah tipis, indeks saham unggulan justru bergerak kompak melesat di zona hijau:

  • LQ45 menguat 1,64 persen ke level 660,399

  • IDX30 menguat 1,65 persen ke level 367,157

  • IDX80 menguat 1,36 persen ke level 99,021

  • IDXESGL menguat 1,74 persen ke level 114,124

  • IDXQ30 menguat 2,16 persen ke level 118,212

3. Reshuffle kabinet picu kekhawatiran

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan tipis IHSG pada penutupan perdagangan hari ini turut dibayangi oleh ketidakpastian pasar pasca-reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9/2026) sore. Langkah mendadak tersebut diwarnai pergantian Purbaya Yudhi Sadewa, dengan pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru.

Ibrahim menjelaskan penutupan IHSG yang terkoreksi tipis sore ini berpotensi berlanjut pada sesi pembukaan besok pagi, seiring dengan potensi tekanan yang juga membayangi pergerakan mata uang rupiah.

"Nah, reshuffle ini terjadi secara mendadak. Ini pasti berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan," kata Ibrahim.

Curated For You

Editorial Team

Related Article