Istana Buka Suara soal Pengadaan Motor BGN untuk MBG

- Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah akan mengecek dan mengoordinasikan ulang pengadaan ribuan motor untuk program Makan Bergizi Gratis agar sesuai kondisi lapangan.
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengadaan motor MBG menggunakan anggaran tahun lalu dan tidak ada alokasi baru pada tahun ini.
- Kementerian Keuangan mengaku baru mengetahui pengadaan tersebut belakangan dan langsung memotong anggarannya agar tidak berlanjut di tahun berjalan.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi sorotan publik terkait pengadaan ribuan unit motor untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prasetyo menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut mengenai pengadaan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut.
"Kan begini semua penganggaran tentu kan bagian dari perencanaan ya, BGN juga sama, pemerintah pasti mengetahui hal tersebut," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
1. Mensesneg akan koordinasikan pelaksanaannya

Prasetyo menjelaskan dalam pelaksanaannya, pengadaan tersebut tentu harus menyesuaikan dengan kondisi-kondisi tertentu di lapangan. Pemerintah akan melakukan koordinasi lebih baik lagi untuk memastikan kesesuaian program.
"Memang dalam pelaksanaannya tentunya disesuaikan dengan kondisi-kondisi. Perkenaan dengan hal tersebut izinkan kami koordinasikan lebih baik lagi," paparnya.
2. Tahun ini tak ada penganggaran motor MBG

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengadaan motor MBG berasal dari anggaran tahun lalu. Dia menegaskan tidak ada alokasi anggaran untuk pengadaan motor MBG pada tahun ini.
"Tahun ini nggak ada. Kita pastikan nggak ada tahun ini. Waktu itu mungkin keburu lewat itu maka kita berhentiin," ujar Purbaya.
3. Kemenkeu sempat potong anggaran belanja motor

Purbaya mengungkapkan pihak Kementerian Keuangan baru mengetahui adanya pengadaan tersebut belakangan. Begitu mengetahuinya, Purbaya mengeklaim telah memotong anggaran belanja tersebut agar tidak berlanjut pada tahun ini.
"Kita baru tahu belakangan, udah dipotong anggarannya kalau nggak salah, saya harus tanya Dirjen Anggaran lagi," kata dia.



















