Kadin Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 8 Persen

- Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 8 persen melalui kolaborasi erat pemerintah dan dunia usaha.
- Menurut Anindya, ekonomi Indonesia yang tumbuh sekitar 5 persen selama dua dekade perlu meningkat bertahap hingga 8 persen untuk melewati jebakan negara berpendapatan menengah.
- Kadin menilai penguatan program pemerintah dan Danantara dapat mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sinergi menuju target pertumbuhan ekonomi.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie optimistis Indonesia mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen. Target tersebut dapat dicapai melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha.
Anindya mengatakan, selama sekitar dua dekade terakhir ekonomi Indonesia konsisten tumbuh di kisaran 5 persen. Namun, untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap), Indonesia perlu secara bertahap meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 8 persen.
"Selama 20 tahun terakhir ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5 persen. Untuk bisa naik kelas dan melewati middle income trap, kita harus bertahap menuju pertumbuhan 8 persen. Dan kami melihat apabila kita bekerja sama ini suatu hal yang mungkin sekali dicapai,"ujarnya dalam pertemuan Kadin dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jumat (31/7/2026).
Ia menilai langkah pemerintah dalam mengevaluasi dan memperkuat berbagai program pembangunan mendapat respons positif dari pasar. Hal tersebut, kata dia, tercermin dari penegasan kembali peringkat Indonesia oleh sejumlah lembaga pemeringkat internasional.
Selain itu, Anindya menilai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) berpotensi menjadi katalis investasi dengan menarik partisipasi berbagai pihak melalui skema crowding in. Menurutnya, Kadin siap mendukung dan menjalin kolaborasi dengan Danantara untuk memperkuat investasi dan penciptaan lapangan kerja.
"Kami melihat Danantara bukan hanya menjadi garda terdepan investasi, tetapi juga mampu membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Kadin siap bekerja sama dengan Danantara untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional," katanya.
Ke depan, Anindya berharap sinergi antara Kadin dan pemerintah semakin erat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan mencapai target 8 persen.


















