Jakarta, IDN Times - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan anggaran Rp906,46 miliar untuk menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Anggaran itu terdiri dari Rp109,78 miliar untuk tanggap darurat dan Rp796,68 miliar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kementeriannya menggunakan anggaran yang tersedia buat membiayai penanganan darurat. Langkah itu diambil karena anggaran tanggap darurat seharusnya dibiayai BNPB, tetapi BNPB menghadapi keterbatasan dana.
"Jadi saya pakai dana-dana yang ada saja. Mungkin untuk tanggap darurat sementara waktu kita alokasikan hampir sekitar Rp100-an miliar pertama," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Kamis (20/8/2026).
