ilustrasi label harga barang (pexels.com/Erik Mclean)
Data The Conference Board mencatat Indeks Keyakinan Konsumen turun 6,7 poin menjadi 81,9 pada September 2026. Angka ini berada jauh di bawah perkiraan para ekonom yang disurvei Reuters sebesar 89,2. Penurunan tersebut membawa indeks ke titik terendahnya dalam kurun 12 tahun.
Dilansir Quartz, Kepala Ekonom The Conference Board, Dana M Peterson, menyoroti pelemahan indeks keyakinan konsumen yang terjadi selama tiga bulan berturut-turut.
"Indeks Keyakinan Konsumen memburuk secara signifikan pada September, menyusul pelemahan selama dua bulan sebelumnya," kata Peterson.
Dia menyatakan tanggapan tertulis warga mayoritas pesimistis terhadap faktor ekonomi, terutama harga barang, jasa, dan bahan bakar.
Berdasarkan data American Automobile Association, harga rata-rata bensin naik 37 sen dolar AS atau setara Rp6.626 (kurs Rp17.909) per galon dalam sebulan terakhir. Rata-rata harga mencapai 4,45 dolar AS atau setara Rp79.695 per galon pada Selasa (29/9/2026), dibandingkan 4,08 dolar AS atau setara Rp73.069 sebulan lalu.
Peterson menambahkan, "Referensi mengenai harga, tingginya biaya barang dan jasa, serta khususnya harga minyak dan gas, mencapai rekor tertinggi baru, yang mencerminkan lonjakan biaya bahan bakar pada bulan September".