Jakarta, IDN Times – Industri manufaktur menghadapi risiko keamanan yang semakin kompleks. Ancaman terhadap operasional perusahaan tidak lagi hanya berkaitan dengan pengamanan area dan aset secara fisik, tetapi juga mencakup teknologi, proses operasional, hingga berbagai faktor eksternal.
Karena itu, pendekatan keamanan yang menyeluruh menjadi semakin penting untuk menjaga keberlangsungan operasional sekaligus membangun business resilience.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kolaborasi PT Nawakara Perkasa Nusantara dan Kalbe Group melalui Joint Planning Session bertema “Building Business Resilience Through Integrated Security Solutions” di Kalbe Business Innovation Center (KBIC), Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026).
Lantas, aspek apa saja yang perlu diperhatikan dalam membangun sistem keamanan di industri manufaktur?
