Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Neraca Dagang Februari 2026 Surplus 1,27 Miliar Dolar AS

Neraca Dagang Februari 2026 Surplus 1,27 Miliar Dolar AS
ilustrasi ekspor impor (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan Februari 2026 sebesar 1,27 miliar dolar AS, dengan ekspor 22,17 miliar dan impor 20,89 miliar dolar AS.
  • Surplus ini memperpanjang tren positif selama 70 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, didorong oleh komoditas nonmigas seperti lemak dan minyak nabati.
  • Tiga negara penyumbang surplus terbesar adalah Amerika Serikat, India, dan Filipina, sementara defisit masih terjadi dengan China, Australia, serta Singapura.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan barang Indonesia pada Februari 2026 mengalami surplus 1,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Surplus itu berasal dari nilai ekspor pada Februari 2026, yang mencapai 22,17 miliar dolar AS, dan impor 20,89 miliar dolar AS.

1. RI catatkan surplus selama 70 bulan berturut-turut

Neraca Dagang Februari 2026 Surplus 1,27 Miliar Dolar AS
ilustrasi neraca perdagangan (Freepik.com/Mohd Azrin)

Deputi Bidang Statistik dan Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, Indonesia telah mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 70 bulan berturut-turut, terhitung sejak Mei 2020. Namun, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 lebih rendah dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 3,1 miliar dolar AS, meski lebih tinggi dibandingkan Januari 2026 yang 0,95 miliar dolar AS.

“Surplus pada bulan Februari ini lebih didorong oleh surplus pada komoditi nonmigasnya, yaitu surplus sebesar 2,19 miliar dolarAS, dengan komoditi penyumbang surplus untuk nonmigas, yaitu yang pertama lemak dan minyak hewan nabati,” ucap Ateng dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/4/2026).

2. RI surplus dari AS hingga India

Neraca Dagang Februari 2026 Surplus 1,27 Miliar Dolar AS
Ilustrasi neraca perdagangan. (IDN Times/Mardya Shakti)

Secara kumulatif, neraca perdagangan nonmigas Indonesia menyumbang surplus 5,42 miliar dolar AS pada Januari-Februari 2026.

Ada tiga negara penyumbang surplus nonmigas terbesar bagi Indonesia, yakni Amerika Serikat (AS) dengan surplus 3,53 miliar dolar AS. Kemudian, India dengan surplus 2,33 miliar dolar AS, dan Filipina dengan surplus 1,5 miliar dolar AS.

3. RI masih keok dengan China-Australia

Neraca Dagang Februari 2026 Surplus 1,27 Miliar Dolar AS
ilustrasi neraca perdagangan (pexels.com/RDNE Stock project)

Meski begitu, Indonesia masih mencatatkan defisit neraca perdagangan nonmigas dengan China, Australia, dan Singapura.

Indonesia mencatatkan defisit semilai 5,23 miliar dolar AS dengan China, 1,58 miliar dolar AS dengan Australia, serta 0,8 miliar dolar AS dengan Singapura.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More