Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengembangkan potensi wisata bawah laut di Teluk Kupang. (Dok/Istimewa).
  • Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengembangkan wisata bawah laut Teluk Kupang melalui program rehabilitasi terumbu karang LEMBU BERSERI bersama Kelompok Anana Laut.
  • Program TJSL ini menggabungkan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan warga pesisir, dengan target kawasan menjadi destinasi edukasi bahari serta membuka usaha pemandu, penyewaan alat, dan edukasi.
  • Sebanyak 100 unit Modular Artificial Coral Reef berbahan beton dipasang melingkar untuk menghadapi arus kuat, mendukung pertumbuhan karang, snorkeling, dan penyelaman yang dikelola masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengembangkan potensi wisata bawah laut di Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui program rehabilitasi terumbu karang. Program ini sekaligus diarahkan untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Pengembangan tersebut dilakukan melalui Program Eduwisata LEMBU BERSERI (Lestarikan Terumbu untuk Berdaya, Sejahtera, dan Mandiri) yang dijalankan Integrated Terminal (IT) Tenau bersama Kelompok Anana Laut.

1. Keterlibatan masyarakat diperlukan agar kegiatan konservasi dapat berlanjut

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengembangkan potensi wisata bawah laut di Teluk Kupang. (Dok/Istimewa).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, program LEMBU BERSERI merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat diperlukan agar kegiatan konservasi dapat berlanjut dan memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

"Ke depan, kawasan rehabilitasi tersebut ditargetkan berkembang menjadi destinasi wisata edukasi dan bahari di Teluk Kupang. Selain snorkeling dan menyelam, pengembangan kawasan ini juga berpotensi membuka usaha pendukung, seperti jasa pemandu wisata, penyewaan peralatan, dan edukasi konservasi laut;" ungkapnya.

2. Sebanyak 100 unit M-CAR telah dipasang di area rehabilitasi dengan konfigurasi melingkar

Sejumlah fragmen terlihat sedang ditanam oleh dua penyelam untuk memperbaiki deretan terumbu karang Karimunjawa. (IDN Times/Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)

Dalam program ini, Pertamina menggunakan inovasi Modular Artificial Coral Reef (M-CAR), yakni media transplantasi terumbu karang berbahan beton dengan desain modular. Teknologi tersebut dirancang untuk menyesuaikan kondisi perairan Teluk Kupang yang memiliki arus bawah laut cukup kuat.

Sebanyak 100 unit M-CAR telah dipasang di area rehabilitasi dengan konfigurasi melingkar. Selain menjadi media tumbuh terumbu karang, instalasi tersebut disiapkan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata bawah laut, khususnya aktivitas snorkeling dan menyelam.

3. Kawasan tersebut dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang dikelola masyarakat

ilustrasi terumbu karang di laut (pexels.com/Francesco Ungaro)

Ketua Kelompok Anana Laut Joel Bolang mengatakan, program tersebut memberikan sarana dan pengalaman baru bagi masyarakat dalam melakukan rehabilitasi terumbu karang.

Dia berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang dikelola masyarakat setempat. Dengan begitu, upaya menjaga ekosistem laut dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pendapatan warga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article