Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Strategi Hotel Kelola Arus Kas Lewat Integrasi Pembayaran Pivot-OmniH

4 min read
Strategi Hotel Kelola Arus Kas Lewat Integrasi Pembayaran Pivot-OmniH
The Hoteliers Connect 2026 di Sanur Resort Watujimbar, Bali, pada 29 Oktober 2026. (Dok. Istimewa)
  • Pivot Payment dan Omni Hotelier meluncurkan integrasi pembayaran dengan PMS pada The Hoteliers Connect 2026 di Bali untuk membantu hotel mengelola transaksi dan arus kas.
  • Layanan Pivot mengotomatisasi pemrosesan VCC dari OTA, memungkinkan dana masuk ke rekening hotel dalam dua hari kerja atau D+2, dibanding proses manual yang dapat memakan minggu.
  • Integrasi mendukung pembayaran direct booking melalui kartu, QRIS, virtual account, dan e-wallet dalam satu dashboard; implementasi awal difokuskan di Bali sebelum diperluas nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Industri perhotelan tidak hanya dituntut meningkatkan tingkat hunian kamar, tetapi juga mengelola arus kas agar operasional bisnis berjalan lebih sehat. Kecepatan pencairan dana dari pemesanan melalui online travel agent (OTA) maupun pembayaran langsung menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan pengelola hotel.

Menjawab kebutuhan tersebut, Pivot Payment berkolaborasi dengan Omni Hotelier (OmniH) menghadirkan solusi pembayaran terintegrasi melalui acara The Hoteliers Connect 2026 di Sanur Resort Watujimbar, Bali, pada 29 Oktober 2026.

Kolaborasi ini menggabungkan layanan pembayaran Pivot dengan sistem All-in-One Property Management System (PMS) milik Omni Hotelier. Melalui integrasi tersebut, hotel diharapkan dapat mengelola transaksi lebih praktis sekaligus mempercepat penerimaan dana.

Berikut tiga upaya yang ditawarkan untuk membantu hotel mengoptimalkan bisnisnya.

  1. 1. Mempercepat pencairan dana dari pemesanan OTA

    IMG-20261106-WA0020.jpg
    The Hoteliers Connect 2026 di Sanur Resort Watujimbar, Bali, pada 29 Oktober 2026. (Dok. Istimewa)

    Salah satu tantangan yang masih dihadapi pengelola hotel adalah proses pencairan dana dari pemesanan melalui OTA. Selama ini, sejumlah hotel masih memproses Virtual Credit Card (VCC) secara manual dan harus menunggu hingga berminggu-minggu sampai dana diterima.

    Melalui layanan Pivot, pemrosesan VCC dari OTA dapat dilakukan secara otomatis. Dana tersebut kemudian dapat masuk ke rekening hotel dalam waktu dua hari kerja atau D+2. Kecepatan pencairan dana ini menjadi penting bagi pengelola hotel untuk menjaga ketersediaan likuiditas dan memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari.

    CEO Pivot Payment, Fajar Halim, mengatakan kelancaran proses pembayaran menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan bisnis perhotelan.

    “Kami percaya pembayaran yang cepat dan mudah adalah pondasi bisnis hotel yang sehat. Ketika urusan pembayaran berjalan lancar, hotel dapat memberikan perhatian sepenuhnya pada tamu. Karena itu, Pivot berkomitmen mendukung ekosistem perhotelan Indonesia, baik hotel maupun penyedia All-in-One PMS. Kolaborasi bersama Omni Hotelier menjadi langkah penting untuk mewujudkan komitmen tersebut,” ujar Fajar Halim, CEO Pivot Payment.

  2. 2. Mengoptimalkan direct booking dengan beragam metode pembayaran

    IMG-20261106-WA0019.jpg
    The Hoteliers Connect 2026 di Sanur Resort Watujimbar, Bali, pada 29 Oktober 2026. (Dok. Istimewa)

    Selain mengandalkan pemesanan melalui OTA, hotel juga perlu memperkuat kanal pemesanan langsung atau direct booking. Strategi ini menjadi salah satu cara untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan tamu sejak proses reservasi.

    Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pivot menyediakan layanan pembayaran yang terhubung dengan booking engine hotel. Tamu dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai metode, mulai dari kartu kredit, QRIS, virtual account, hingga dompet digital atau e-wallet. Seluruh transaksi, baik yang berasal dari OTA maupun direct booking, juga dapat dipantau dan diproses pengembaliannya melalui satu dashboard.

    Di sisi lain, Omni Hotelier menghadirkan sejumlah inovasi untuk mendorong pemesanan langsung. Inovasi tersebut meliputi AI agent yang dapat melayani tamu selama 24 jam setiap hari melalui website hotel, booking page baru, fitur pemesanan aktivitas resort, hingga program membership. Kombinasi teknologi tersebut diharapkan membantu hotel mengoptimalkan kanal pemesanan sekaligus memberikan pengalaman yang lebih praktis bagi calon tamu.

    CEO Omni Hotelier, Dewa Lipur, menilai kemampuan membangun hubungan langsung dengan tamu akan menjadi salah satu faktor yang menentukan daya saing hotel ke depan.

    “Ke depan, daya saing hotel akan sangat ditentukan oleh kemampuannya membangun hubungan langsung dengan tamu, mulai dari pemesanan hingga pembayaran. Kolaborasi dengan Pivot memperkuat komitmen kami untuk membantu hotel mengoptimalkan pemesanan, baik dari direct booking maupun OTA, sekaligus menjaga arus kas yang sehat,” kata Dewa Lipur, CEO Omni Hotelier.

  3. 3. Mengintegrasikan sistem pembayaran dan operasional hotel

    IMG-20261106-WA0021.jpg
    The Hoteliers Connect 2026 di Sanur Resort Watujimbar, Bali, pada 29 Oktober 2026. (Dok. Istimewa)

    Kemudahan pengelolaan transaksi juga menjadi bagian dari strategi integrasi teknologi yang ditawarkan Pivot dan Omni Hotelier. Layanan pembayaran Pivot terintegrasi langsung dengan All-in-One PMS Omni Hotelier. Dengan demikian, hotel dapat menggunakan sistem yang sudah digunakan dalam aktivitas operasional sehari-hari tanpa harus mengelola layanan pembayaran secara terpisah.

    Integrasi tersebut didukung NTT Data sebagai mitra teknologi yang menghubungkan sistem Omni Hotelier dengan Pivot. Kolaborasi ini diperkenalkan melalui The Hoteliers Connect 2026 yang mengusung tema “The 2027 Hospitality Blueprint: Accelerating Growth for Maximizing Revenue & Optimize Property Cash Flow”.

    Acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai hotel, resort, dan villa di Bali. Sejumlah pembicara yang hadir antara lain Dewa Lipur selaku CEO Omni Hotelier, Dewa Wahyu selaku COO Omni Hotelier, Ivan Tambunan selaku Head of Business Development Pivot Payment, Yosia Sugialam selaku CEO dan Co-Founder Paper.id, serta Fajar Halim selaku CEO Pivot Payment.

    Implementasi integrasi layanan ini akan difokuskan di Bali terlebih dahulu, sebelum diperluas ke hotel-hotel di seluruh Indonesia.

    Melalui kolaborasi tersebut, Pivot dan Omni Hotelier berharap semakin banyak pelaku industri perhotelan dapat mengoptimalkan pemesanan melalui OTA maupun direct booking, sekaligus menjaga arus kas bisnis agar lebih sehat.

Related Articles

See More