Jakarta, IDN Times - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengklaim saat ini laba Pupuk Indonesia naik 252,8 persen berbarengan dengan adanya penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI 2026.
"Pada saat yang bersamaan, keuntungan PT Pupuk Indonesia, perusahaan negara, BUMN, naik 252,8 persen," ujarnya, Jumat (14/8/2026).
Data terbaru yang tersedia menunjukkan pada semester I 2026, laba bersih Pupuk Indonesia Rp8,51 triliun, atau naik 253 persen year-on-year. Hal ini baru disampaikan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dalam keterangannya.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 14 Juli 2026, PT Pupuk Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan mencapai Rp59,67 triliun atau tumbuh 51 persen dengan peningkatan EBITDA sebesar 140 persen menjadi Rp14,28 triliun. Itu seiring dengan pertumbuhan volume produksi dan efisiensi biaya operasional yang sejalan dengan upaya transformasi dan bisnis perusahaan.
Jadi, klaim Prabowo terkait keuntungan PT Pupuk Indonesia adalah BENAR.
