Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Punya 8 Aset Ini di Rumah? Manfaatkan untuk Dapat Penghasilan Tambahan
ilustrasi banyak uang (pexels.com/Karolina Grabowska)
  • Aset rumah seperti garasi, ruang penyimpanan, kamar kosong, mobil jarang dipakai, dan rumah berdesain unik dapat disewakan untuk menambah pemasukan.
  • Barang bekas layak pakai bisa dijual melalui marketplace atau media sosial, sementara keahlian menulis, desain, fotografi, mengajar, website, dan editing dapat ditawarkan sebagai jasa online.
  • Dana menganggur dapat ditempatkan pada instrumen berimbal hasil lebih tinggi setelah dana darurat terpenuhi, dengan memahami produk, profil risiko, dan potensi kerugiannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak orang mulai mencari cara untuk menambah pemasukan. Kabar baiknya, kamu gak selalu harus mencari pekerjaan sampingan atau membuka bisnis baru untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bisa jadi, ada berbagai aset di rumah yang selama ini jarang dimanfaatkan, padahal memiliki nilai ekonomi.

Dengan sedikit kreativitas dan pengelolaan yang tepat, aset tersebut dapat menghasilkan uang tanpa harus mengubah rutinitas sehari-hari secara drastis. Yuk, cek apakah kamu punya salah satu dari delapan aset berikut dan mulai manfaatkan potensinya!

1. Halaman parkir atau garasi

ilustrasi halaman rumah, garasi, halaman parkir (pexels.com/Thomas P)

Kalau rumahmu memiliki halaman parkir atau garasi yang sering kosong, aset ini bisa disewakan kepada orang lain, lho. Cara ini cukup menarik, terutama jika lokasi rumah berada dekat perkantoran, stasiun, kampus, pusat perbelanjaan, atau tempat wisata yang memiliki keterbatasan lahan parkir.

Semakin strategis lokasinya, semakin besar pula peluang mendapatkan penyewa. Pastikan kamu membuat aturan yang jelas, ya, mengenai jam penggunaan, keamanan, dan biaya sewa agar kedua belah pihak sama-sama nyaman.

2. Ruang penyimpanan yang tak terpakai

ilustrasi loteng, attic (pexels.com/Max Vakhtbovych)

Gudang, loteng, ruang kosong, atau bangunan kecil di halaman belakang juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Banyak orang membutuhkan tempat penyimpanan sementara untuk barang pindahan, stok usaha, atau perlengkapan musiman. Daripada ruangan tersebut dibiarkan kosong, kamu bisa menyewakannya dengan biaya bulanan. Sebelum menyewakan, pastikan kondisi ruangan aman, bersih, bebas bocor, serta cek kembali perlindungan asuransi rumah jika diperlukan.

3. Barang bekas yang masih layak pakai

ilustrasi garage sale (freepik.com/freepik)

Coba lihat isi lemari, gudang, atau rak di rumahmu. Mungkin ada sepeda, jam tangan, pakaian, meja, alat olahraga, atau barang elektronik yang sudah gak digunakan tapi masih dalam kondisi baik. Barang-barang tersebut bisa dijual melalui marketplace atau media sosial sehingga gak hanya mengurangi penumpukan barang, tapi juga menghasilkan uang. Sebelum memasang iklan, bersihkan barang dan ambil foto yang menarik, ya, agar peluang terjual semakin besar.

4. Kamar kosong di rumah

ilustrasi kamar tidur (pexels.com/LỬNG Studio)

Kalau kamu memiliki kamar yang sudah lama gak ditempati, jangan biarkan hanya menjadi tempat menyimpan barang. Kamar tersebut bisa disewakan kepada mahasiswa, pekerja, atau wisatawan jika lokasi rumah mendukung. Selain memperoleh pemasukan rutin, kamu juga dapat memaksimalkan ruang yang sebelumnya gak menghasilkan apa pun. Namun, pastikan kamu menyeleksi penyewa dengan baik, ya, serta membuat kesepakatan mengenai aturan tinggal sejak awal.

5. Mobil yang jarang dipakai

ilustrasi mengendarai mobil (unsplash.com/Alexey Demidov)

Bagi kamu yang lebih sering bekerja dari rumah atau menggunakan transportasi umum, mobil pribadi mungkin lebih banyak terparkir daripada digunakan. Dalam kondisi seperti ini, mobil bisa disewakan kepada orang lain melalui layanan penyewaan kendaraan yang terpercaya. Agar tetap aman, pilih platform yang menyediakan perlindungan asuransi dan sistem verifikasi penyewa. Jangan lupa melakukan perawatan rutin supaya kendaraan tetap dalam kondisi prima.

6. Keahlian yang kamu miliki

ilustrasi desktop, kerja depan komputer, editing video (pexels.com/André Eusébio)

Keahlian juga merupakan aset yang sering kali gak disadari nilainya. Jika kamu jago menulis, mendesain, memotret, mengajar, membuat website, atau mengedit video, kemampuan tersebut dapat dijual sebagai jasa secara online. Saat ini banyak platform freelance yang mempertemukan klien dengan pekerja dari berbagai bidang, sehingga peluang mendapatkan proyek semakin terbuka. Semakin baik portofolio dan pengalamanmu, biasanya tarif yang bisa ditawarkan juga akan meningkat.

7. Tabungan atau dana yang menganggur

ilustrasi savings, tabungan, menabung, celengan (magnific.com/Waewkidja)

Uang yang hanya disimpan di rekening dengan bunga rendah sebenarnya juga merupakan aset, lho. Jika kondisi keuangan sudah memiliki dana darurat yang cukup, kamu bisa mempertimbangkan menempatkan sebagian dana pada instrumen yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi sesuai profil risiko. Meski begitu, penting untuk memahami bahwa setiap investasi memiliki risiko sehingga kamu perlu mempelajari produknya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Hindari tergiur keuntungan besar tanpa memahami cara kerja investasinya, ya.

8. Rumah dengan tampilan yang unik

ilustrasi rumah (pexels.com/Lucian Cornea 🇩🇪)

Rumah yang memiliki desain menarik, nuansa klasik, modern, atau pemandangan yang berbeda ternyata bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pemotretan, pembuatan iklan, hingga produksi film. Banyak rumah dipilih karena memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan sebuah proyek kreatif. Besarnya penghasilan biasanya bergantung pada jenis produksi, durasi penyewaan, dan kondisi properti. Agar peluang semakin besar, jaga kebersihan rumah dan siapkan foto-foto berkualitas untuk ditampilkan kepada calon penyewa.

Mencari penghasilan tambahan gak selalu harus dimulai dengan modal besar. Kadang, aset yang sudah kamu miliki di rumah justru bisa menjadi sumber pemasukan jika dimanfaatkan secara maksimal.

Mulai dari ruang kosong, kendaraan, barang bekas, hingga keahlian pribadi, semuanya memiliki potensi menghasilkan uang dengan cara yang berbeda. Hal yang terpenting, pilihlah cara yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu, lalu kelola aset tersebut secara bijak agar bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article