Jakarta, IDN Times - Kebijakan pemangkasan ekspor gas pipa ke Singapura dinilai tepat. Ekonom Universitas Negeri Manado (Unima), Robert R. Winerungan menyebut kebutuhan gas di dalam negeri semestinya menjadi pertimbangan utama pemerintah di tengah permintaan energi yang terus meningkat.
Robert menilai, ekspor jangan sampai membuat industri lokal kesulitan memperoleh bahan bakar untuk menjalankan produksinya. Pemerintah perlu mendahulukan kebutuhan pabrik dan pembangkit listrik di dalam negeri.
Dia mengaitkan langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tersebut dengan upaya Presiden Prabowo Subianto membangun kemandirian energi.
"Saya kira keputusan pemerintah itu cukup bijak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dalam rangka ketahanan energi. Kita jangan sampai terus melakukan ekspor ketika industri dalam negeri justru mengalami kekurangan pasokan energi," kata Robert, dikutip Kamis (29/10/2026).
