Ilustrasi kapal kargo dan kontainer di pelabuhan. (Foto oleh tawatchai07 di Magnific/magnific.com)
Salah satu peluang strategis yang menjadi perhatian adalah penguatan kerja sama industri perkapalan, melalui ketertarikan Ak Bars Shipbuilding Corporation untuk melakukan bisnis dengan mitra dari Indonesia. Kerja sama ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia memperkuat industri perkapalan nasional dan meningkatkan kapasitas produksi kapal guna mendukung kebutuhan dalam negeri. Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama investasi dan industri, termasuk di sektor otomotif, kedirgantaraan, farmasi, dan teknologi digital.
Airlangga mendorong perusahaan-perusahaan Tatarstan untuk memanfaatkan peluang investasi di Indonesia, termasuk melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menyediakan berbagai fasilitas dan insentif bagi investor. Hingga September 2026, Indonesia telah memiliki 25 KEK dengan total investasi mencapai Rp382,1 triliun dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 302 ribu orang.
Di bidang teknologi, kedua pihak melihat peluang kolaborasi antara Innopolis Special Economic Zone (SEZ) di Tatarstan dan Nongsa Digital Park di Indonesia, khususnya dalam pengembangan akal imitasi (AI), inovasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kerja sama juga diharapkan dapat diperluas melalui pertukaran mahasiswa, kolaborasi antar universitas, serta program pendidikan dan pelatihan.