Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

RI-Tatarstan Jajaki Kerja Sama Industri Perkapalan hingga AI

3 min read
RI-Tatarstan Jajaki Kerja Sama Industri Perkapalan hingga AI
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia Rustam Minnikhanov (Dok Kemenko Perekonomian)
  • Indonesia dan Tatarstan membahas penguatan kerja sama ekonomi, digital, dan pendidikan melalui perdagangan, investasi, transfer teknologi, serta peningkatan kapasitas industri.
  • Peluang kolaborasi mencakup perkapalan, otomotif, kedirgantaraan, farmasi, dan teknologi digital, termasuk pengembangan AI antara Innopolis SEZ dan Nongsa Digital Park.
  • Tatarstan siap mendorong kemitraan dengan Indonesia serta mengundang Indonesia sebagai honorary guest Kazan Forum 2027; tindak lanjut akan dikoordinasikan menuju SKB Indonesia-Rusia ke-15.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Indonesia dan Republik Tatarstan Federasi Rusia melakukan pertemuan untuk mendorong penguatan kerja sama di bidang ekonomi, digital hingga pendidikan. Selain itu, juga menjajaki peluang penguatan kerja sama lainnya melalui peningkatan perdagangan, investasi, dan kemitraan industri.

Pertemuan tersebut dilakukan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dengan Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia Rustam Minnikhanov, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta pada Jumat (6/11/2026).

  1. 1. Kembangkan kerja sama perdagangan hingga peningkatan kapasitas industri

    ilustrasi perdagangan internasional
    ilustrasi perdagangan internasional (pexels.com/freestocks.org)

    Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan salah satu wilayah industri utama Rusia yang memiliki keunggulan di bidang manufaktur, otomotif, perkapalan, petrokimia, dan teknologi digital. Kedua pihak melihat potensi besar untuk mengembangkan kerja sama yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga mendorong investasi, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri.

    "Indonesia melihat potensi besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan Tatarstan, khususnya melalui peningkatan investasi, pengembangan industri, dan pemanfaatan teknologi," kata Airlangga dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/11).

    "Kami berharap berbagai peluang yang telah dibahas dapat segera ditindaklanjuti menjadi proyek konkret yang memberikan manfaat bagi kedua pihak," sambungnya.

  2. 2. Penguatan kerja sama industri perkapalan jadi perhatian

    Pemandangan dari udara kapal kargo dan tumpukan kontainer di pelabuhan.
    Ilustrasi kapal kargo dan kontainer di pelabuhan. (Foto oleh tawatchai07 di Magnific/magnific.com)

    Salah satu peluang strategis yang menjadi perhatian adalah penguatan kerja sama industri perkapalan, melalui ketertarikan Ak Bars Shipbuilding Corporation untuk melakukan bisnis dengan mitra dari Indonesia. Kerja sama ini sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia memperkuat industri perkapalan nasional dan meningkatkan kapasitas produksi kapal guna mendukung kebutuhan dalam negeri. Kedua pihak juga membahas peluang kerja sama investasi dan industri, termasuk di sektor otomotif, kedirgantaraan, farmasi, dan teknologi digital.

    Airlangga mendorong perusahaan-perusahaan Tatarstan untuk memanfaatkan peluang investasi di Indonesia, termasuk melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menyediakan berbagai fasilitas dan insentif bagi investor. Hingga September 2026, Indonesia telah memiliki 25 KEK dengan total investasi mencapai Rp382,1 triliun dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 302 ribu orang.

    Di bidang teknologi, kedua pihak melihat peluang kolaborasi antara Innopolis Special Economic Zone (SEZ) di Tatarstan dan Nongsa Digital Park di Indonesia, khususnya dalam pengembangan akal imitasi (AI), inovasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kerja sama juga diharapkan dapat diperluas melalui pertukaran mahasiswa, kolaborasi antar universitas, serta program pendidikan dan pelatihan.

  3. 3. Tartastan siap dorong kerja sama dengan Indonesia

    RI-Tatarstan Jajaki Kerja Sama Industri Perkapalan hingga AI
    Menko Airlangga Hartarto dan tim terima Rais (Kepala) Republik Tatarstan Federasi Rusia (Dok Kemenko Perekonomian)

    Sementara itu, Rais Minnikhanov mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan Tatarstan. Dia menegaskan, pihak siap mendorong kerja sama dengan mitra Indonesia, khususnya dalam pengembangan industri perkapalan, investasi, teknologi, dan pendidikan.

    Minnikhanov juga mengundang Indonesia untuk berpartisipasi sebagai honorary guest dalam the 18th Russia-Islamic World: Kazan Forum pada Mei 2027 di Kazan, Tatarstan, Federasi Rusia yang diharapkan dapat menjadi momentum memperluas promosi perdagangan, investasi, dan industri halal Indonesia.

    Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi dan memfasilitasi komunikasi antarpelaku usaha guna mengidentifikasi peluang kerja sama yang lebih konkret. Kemenko Perekonomian akan mengoordinasikan tindak lanjut dengan Kementerian/Lembaga (K/L) dan mitra industri terkait, dengan harapan perkembangan kerja sama dapat menjadi salah satu agenda dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-15 Indonesia-Rusia 2027.

Related Articles

See More
RI-Tatarstan Jajaki Kerja Sama Industri Perkapalan hingga AI