Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini, Masih Berpeluang Menguat
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah melemah 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.881 per dolar AS pada awal perdagangan Kamis pagi.
  • Inflasi AS yang kembali melandai membuka ruang penguatan rupiah terhadap dolar AS.
  • Kebijakan MSCI mendukung sentimen domestik, sementara ketidakpastian prospek perdamaian Timur Tengah membatasi penguatan rupiah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (13/8/2026) pagi

Rupiah memulai perdagangan dengan pelemahan tipis terhadap dolar AS.

pukul 09.10 WIB

Bloomberg mencatat rupiah melemah 4 poin atau 0,02 persen ke Rp17.881 per dolar AS.

hari ini

Lukman Leong memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Rupiah melemah 4 poin atau 0,02 persen ke Rp17.881 per dolar AS pada awal perdagangan.
  • Who?
    Rupiah, dolar AS, pengamat pasar uang Lukman Leong, dan MSCI terlibat dalam perkembangan ini.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Kamis (13/8/2026) pagi, dengan data Bloomberg hingga pukul 09.10 WIB.
  • Why?
    Inflasi AS yang melandai membuka peluang penguatan, kebijakan MSCI mendukung sentimen, sementara ketidakpastian prospek perdamaian Timur Tengah menjadi penahan.
  • How?
    Data Bloomberg mencatat rupiah berada di Rp17.881 per dolar AS, turun dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rupiah pagi ini turun sedikit terhadap dolar AS. Rupiah jadi Rp17.881 untuk satu dolar AS. Om Lukman Leong bilang rupiah bisa menguat karena inflasi di AS melandai. Tapi keadaan perdamaian di Timur Tengah masih tidak pasti, jadi rupiah mungkin tidak naik banyak. Hari ini rupiah diperkirakan bergerak dari Rp17.800 sampai Rp17.900.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Moderasi inflasi di AS membuka ruang bagi rupiah untuk menguat terhadap dolar AS. Sentimen domestik juga didukung oleh kebijakan MSCI yang mempertahankan pembekuan indeks Indonesia tanpa penghapusan saham besar-besaran. Dua faktor tersebut menjadi penopang di tengah potensi penguatan rupiah yang diperkirakan tetap terbatas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar rupiah tercatat mengalami pelemahan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Kamis (13/8/2026) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.10 WIB, mata uang Garuda terpantau melemah sebesar 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp17.881 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Inflasi AS melandai buka peluang penguatan rupiah

Pengamat pasar uang Lukman Leong menyatakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS. Ruang penguatan terbuka menyusul rilis data terbaru yang menunjukkan tingkat inflasi atau laju kenaikan harga barang di AS kembali mengalami moderasi atau melandai.

"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS menyusul data yang menunjukkan inflasi di AS yang kembali termoderasi," kata dia.

2. Kebijakan MSCI turut memengaruhi laju rupiah

Dari dalam negeri, Lukman mengungkapkan sentimen pasar juga didukung oleh keputusan lembaga penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dia menjelaskan MSCI mempertahankan kebijakan pembekuan indeks Indonesia tanpa melakukan penghapusan saham secara besar-besaran seperti yang terjadi pada tinjauan periode sebelumnya.

"Dari domestik MSCI mempertahankan kebijakan pembekuan indeks Indonesia tanpa melakukan penghapusan besar-besaran seperti pada tinjauan sebelumnya," ujar Lukman.

3. Ketegangan Timur Tengah diprediksi batasi penguatan rupiah

Lukman Leong menilai potensi penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas. Dia menyebutkan ketidakpastian yang masih berselimut di sekitar prospek perdamaian kawasan Timur Tengah terus menjadi penahan pergerakan mata uang rupiah.

Terkait perkiraan kurs sepanjang hari ini, dia memproyeksikan pergerakan mata uang rupiah akan berada pada rentang harian di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article