Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan Isu Intervensi Trump

- Pelaku pasar merespons intervensi Trump terhadap The Fed, menyebabkan rupiah menguat seiring dolar AS tertekan.
- Sinyal dovish dari pejabat The Fed New York John Williams juga ikut menekan dolar AS.
- Proyeksi pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp16.300 hingga Rp16.400 per dolar AS.
Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Kamis (28/8/2025). Rupiah dibuka di posisi Rp16.360 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 10.06 WIB, rupiah berada di level Rp16.354 per dolar AS, menguat tipis 14 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.368.
1. Pelaku pasar merespons intervensi Trump terhadap The Fed
Pengamat pasar uang, Lukman Leong, mengatakan rupiah menguat seiring dolar AS yang kembali tertekan. Menurutnya, pasar mulai merespons isu intervensi politik Presiden AS Donald Trump terhadap Federal Reserve (The Fed).
Pengacara Gubernur The Fed, Lisa Cook, bahkan berencana menuntut Trump atas upaya pemecatan yang dinilai tidak memiliki dasar hukum.
"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang berbalik tertekan oleh kembalinya kekhawatiran seputar intervensi Trump pada The Fed," paparnya.
2. Sinyal dovish The Fed tekan dolar AS
Selain faktor politik, sikap dovish dari pejabat The Fed New York, John Williams, juga ikut menekan dolar AS. Williams memberi sinyal pemangkasan suku bunga bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Sikap dovish berarti lebih longgar dalam kebijakan moneter, biasanya ditandai dengan peluang penurunan suku bunga. Penurunan suku bunga sendiri bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, namun dapat melemahkan nilai mata uang.
"Sikap dovish dari pejabat the Fed NY, John Williams, akan pemangkasan suku bunga juga ikut menekan dolar AS," paparnya.
3. Proyeksi pergerakan rupiah hari ini
Sepanjang sesi pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp16.345 hingga Rp16.361 per dolar AS. Sedangkan, dalam 52 minggu terakhir, pergerakan rupiah tercatat berada pada rentang Rp15.060 hingga Rp17.224.
Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp16.300 hingga Rp16.400 per dolar AS sepanjang perdagangan Kamis ini.