Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rupiah Menguat Pagi Ini, Isyarat Damai AS-Iran Bikin Pasar Pede
ilustrasi rupiah menguat (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Rupiah menguat tipis 14 poin atau 0,08 persen ke level Rp17.934 per dolar AS pada awal perdagangan Selasa pagi.
  • Penguatan rupiah dipicu meredanya ketegangan AS-Iran yang memberi sentimen positif bagi pasar dan meningkatkan kepercayaan investor.
  • Aliran dana asing yang terus masuk ke pasar Indonesia turut menopang rupiah, dengan proyeksi bergerak di kisaran Rp17.850–Rp18.000 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah tercatat mengalami penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Selasa (21/7/2026) pagi.

Berdasarkan data Bloomberg per pukul 09.10 WIB, mata uang Garuda terpantau menguat 14 poin atau 0,08 persen ke level Rp17.934 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

1. Meredanya ketegangan AS-Iran beri angin segar ke pasar

Pengamat pasar uang Lukman Leong menyatakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS dipicu oleh meredanya ketegangan politik atau tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah (Timteng).

Menurut penjelasannya, sentimen positif tersebut muncul menyusul adanya laporan pihak AS dan Iran mengisyaratkan kesediaan mereka untuk kembali duduk bersama dan melakukan negosiasi.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh meredanya tensi geopolitik di Timteng menyusul laporan bahwa AS dan Iran mengisyaratkan kesediaan untuk melakukan negosiasi," kata dia.

2. Derasnya aliran dana asing turut menopang mata uang Garuda

Selain faktor geopolitik global, Lukman menyebutkan pergerakan rupiah juga mendapatkan dorongan kuat dari dalam negeri.

Dia menjelaskan performa mata uang Garuda didukung oleh aliran dana asing yang masih terus konsisten masuk kembali ke pasar keuangan Indonesia, sehingga memberikan topangan tambahan bagi rupiah.

"Rupiah juga didukung oleh dana asing yang masih terus kembali masuk ke pasar Indonesia," ujar Lukman.

3. Proyeksi pergerakan kurs rupiah hari ini

Terkait dengan perkiraan nilai tukar sepanjang perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan mata uang rupiah akan bergerak menguat dalam rentang harian di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.000 per dolar AS.

Curated For You

Editorial Team

Related Article