Harga kebutuhan pokok selalu menjadi perhatian masyarakat, terutama ketika harga pangan atau biaya hidup mengalami kenaikan.
Stabilitas harga bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan langsung dengan daya beli dan kesejahteraan warga. Karena itu, inflasi menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kesehatan ekonomi suatu daerah. Ketika inflasi tetap terkendali, masyarakat dapat menjalani aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.
Kabar baiknya, kondisi tersebut masih terjaga di Jakarta. Pada Juni 2026, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) tercatat sebesar 2,78 persen, tetap berada dalam rentang sasaran inflasi nasional.
Capaian ini mencerminkan konsistensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok bagi warga.
