Jakarta, IDN Times - Lembaga Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mengungkapkan hasil survei terbaru bahwa mayoritas responden menilai kondisi ekonomi nasional saat ini sedang buruk. Hal itu dipaparkan SMRC dalam survei nasional pada 5-19 Juli 2026.
"Warga yang menilai kondisi ekonomi nasional sekarang baik atau sangat baik sekitar 15,7 persen, yang menilai buruk atau sangat buruk 49,4 persen, dan 33,9 yang menilai sedang saja," demikian dikutip dari rilis survei tersebut pada Senin (3/8/2026).
Survei SMRC: Mayoritas Warga Nilai Kondisi Ekonomi Nasional Buruk

1. Sentimen positif pada ekonomi nasional anjlok dalam sembilan bulan terakhir
SMRC mengungkapkan bahwa dalam sembilan bulan terakhir, sentimen positif terhadap kondisi ekonomi nasional turun dari 40 persen di survei November 2025 menjadi 15,7 persen di survei saat ini. Sebaliknya, sentimen negatif naik dari 22,7 persen menjadi 49,4 persen pada periode yang sama.
"Sentimen terhadpa kondisi ekonomi nasional di survei terakhir adalah yang tertinggi selama survei 7 tahun terakhir," katanya.
2. Mayoritas menilai ekonomi rumah tangga mereka buruk dibanding tahun lalu
Mayoritas responden (45,8 persen) menilai kondisi ekonomi nasional sekarang lebih buruk atau jauh lebih buruk dibanding tahun lalu. Sementara 19,7 persen menilai jauh lebih baik dan 32,5 persen menilai tidak ada perubahan.
Selain itu, 33 persen responden menilai kondisi ekonomi rumah tangga mereka saat ini lebih buruk atau jauh lebih buruk dibanding tahun lalu. Sementara 28,7 persen menilai lebih baik atau jauh lebih baik dan 37,4 persen menilai tidak ada perubahan.
3. Margin of Error survei sekitar 3,7 persen
Survei dilakukan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak pilih dan punya handphone serta WNI yang memiliki hak pilih tapi tak memiliki handphone. Pada subpopulasi pemilik hp, jumlah sampel sebanyak 605 responden yang dipilih secara acak dengan metode double sampling dan responden diwawancara lewat telepon.
Pada subpopulasi yang tidak punya hp, jumlah sampel sebanyak 144 responden yang dipilih secara acak dengan metode staatified multistage random sampling dan repsonden diwawancara secara tatap muka. Total sampel yang diwawancara sebanyak 749 responden. Margin of error diperkirakan 3,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Curated For You
- Survei SMRC: Persepsi Negatif Warga soal Ekonomi Tertinggi dalam 7 Tahun26 Jul 2026, 22:02 WIB
- Ekonomi Kuartal II Melambat, Purbaya: Tapi Enggak Parah-parah Amat03 Agu 2026, 19:11 WIB
- KSSK Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,6-6 Persen di Tengah Tekanan Global03 Agu 2026, 17:02 WIB