ilustrasi pertumbuhan ekonomi (unsplash.com/Mathieu Stern)
Tak hanya itu, PT KBI juga terlibat dalam pengembangan e-Seaweed Platform di Sulawesi Selatan pada 23-24 September 2026. Platform tersebut merupakan inisiatif bersama International Labour Organization (ILO) dan Pemerintah Swiss melalui SECO, dengan dukungan OJK serta sejumlah pemangku kepentingan nasional dan daerah.
Melalui platform digital tersebut, aktivitas petani rumput laut dapat tercatat secara real time, mulai dari proses budidaya, transaksi, hingga penyimpanan di gudang. Data yang terverifikasi diharapkan dapat membantu petani memanfaatkan fasilitas SRG sekaligus memperluas akses pembiayaan.
"Dalam hal ini, PT KBI bertindak sebagai Pusat Registrasi yang memastikan setiap Resi Gudang tercatat dan terverifikasi melalui sistem IS-Ware Next Gen," jelasnya.
Adiyasa mengatakan, pengembangan SRG diharapkan tidak hanya membantu pelaku usaha menyimpan komoditas, tetapi juga membuka akses pembiayaan dan pasar yang lebih luas.
"Resi Gudang bukan sekadar instrumen penyimpanan, melainkan pintu bagi petani dan pelaku usaha komoditas untuk mengakses pembiayaan dan pasar yang lebih luas," katanya.
Di luar kegiatan bisnis, PT KBI juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, dan pelestarian lingkungan.
Salah satunya melalui program Integrated Farming System (IFS) untuk mendorong kemandirian petani kedelai. Memasuki tahun ketiga sejak dimulai pada 2023, program tersebut telah memasuki batch keempat dan dilaksanakan di Kabupaten Sukoharjo serta Kabupaten Klaten.
Hingga saat ini, program IFS melibatkan 73 petani lokal dengan total luas lahan produktif mencapai 10 hektare.
PT KBI juga menjalankan program reforestasi tanaman kopi di Kabupaten Garut. Program ini menggabungkan pemulihan lahan kritis melalui penanaman kopi dengan pemberdayaan petani setempat.
Ke depan, PT KBI menyatakan akan melanjutkan penguatan layanan kliring dan penjaminan, digitalisasi sistem, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan perdagangan komoditas nasional.