Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar 33 Provinsi yang Alami Inflasi di November, Papua Paling Tinggi

Daftar 33 Provinsi yang Alami Inflasi di November, Papua Paling Tinggi
Ilustrasi Inflasi (IDN Times/Arief Rahmat)
  • 33 dari 38 provinsi di Indonesia mengalami inflasi, sementara lima provinsi lainnya mengalami deflasi
  • Inflasi tertinggi terjadi di Papua sebesar 1,41 persen, sedangkan deflasi terdalam terjadi di Sulawesi Barat dengan angka 0,17 persen
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan pada November 2024, 33 dari 38 provinsi mengalami inflasi, sementara lima provinsi lainnya mencatat deflasi.

"Melihat sebaran inflasi bulanan menurut wilayah maka sebanyak 33 dari 38 provinsi di Indonesia mengalami inflasi, sedangkan lima provinsi lainnya mengalami deflasi," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/12/2024).

  1. 1. Inflasi tertinggi dan terendah dari Pulau Sumatra hingga Papua

    ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)

    Di Pulau Sumatra, inflasi tertinggi tercatat di Sumatra Selatan sebesar 0,58 persen, sementara inflasi terendah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dengan angka 0,01 persen. Di Pulau Jawa, Banten mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,45 persen, sedangkan inflasi terendah tercatat di Jawa Barat dan Jawa Timur, masing-masing sebesar 0,24 persen.

    Di kawasan Kalimantan, inflasi tertinggi terjadi di Kalimantan Selatan sebesar 0,50 persen, sedangkan inflasi terendah tercatat di Kalimantan Utara dengan angka 0,12 persen. Sementara itu, di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, inflasi tertinggi tercatat di Nusa Tenggara Barat sebesar 0,56 persen, dan inflasi terendah terjadi di Nusa Tenggara Timur sebesar 0,19 persen.

    Di Sulawesi, inflasi tertinggi terjadi di Gorontalo sebesar 0,46 persen, sementara deflasi terdalam terjadi di Sulawesi Barat dengan angka 0,17 persen. Di kawasan Maluku dan Papua, Papua mencatat inflasi tertinggi sebesar 1,41 persen, sedangkan deflasi terdalam terjadi di Papua Pegunungan sebesar 0,15 persen.

    "Inflasi tertinggi terjadi di Papua, yaitu 1,41 persen, sementara deflasi terdalam terjadi di Provinsi Sulawesi Barat yang sebesar 0,17 persen," ujarnya.

  2. 2. Daftar provinsi yang alami inflasi di November 2024

    ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)

    Berikut daftar provinsi yang mengalami inflasi pada November 2024:

    1. Papua: 1,41 persen
    2. Papua Barat: 0,74 persen
    3. Sumatera Selatan: 0,58 persen
    4. Nusa Tenggara Barat: 0,56 persen
    5. Sumatera Utara: 0,54 persen
    6. Bali: 0,50 persen
    7. Kalimantan Selatan: 0,50 persen
    8. Gorontalo: 0,46 persen
    9. Banten: 0,45 persen
    10. Riau: 0,43 persen
    11. Maluku Utara: 0,43 persen
    12. Lampung: 0,42 persen
    13. Sulawesi Utara: 0,41 persen
    14. Aceh: 0,37 persen
    15. Papua Tengah: 0,37 persen
    16. Kalimantan Tengah: 0,36 persen
    17. DKI Jakarta: 0,29 persen
    18. Sulawesi Tenggara: 0,29 persen
    19. Sumatera Barat: 0,27 persen
    20. Kalimantan Barat: 0,27 persen
    21. Jawa Tengah: 0,26 persen
    22. Papua Selatan: 0,26 persen
    23. DI Yogyakarta: 0,25 persen
    24. Maluku: 0,25 persen
    25. Kepulauan Riau: 0,24 persen
    26. Jawa Barat: 0,24 persen
    27. Jawa Timur: 0,24 persen
    28. Jambi: 0,21 persen
    29. Bengkulu: 0,20 persen
    30. Nusa Tenggara Timur: 0,19 persen
    31. Sulawesi Selatan: 0,17 persen
    32. Kalimantan Timur: 0,08 persen
    33. Kepulauan Bangka Belitung: 0,01 persen
  3. 3. Daftar provinsi yang alami deflasi di November

    ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)
    ilustrasi inflasi (IDN Times/Aditya Pratama)

    Sementara itu, berikut lima provinsi yang mengalami deflasi pada Noovember tahun ini, yakni:

    1. Sulawesi Tengah: -0,01 persen
    2. Papua Barat Daya: -0,04 persen
    3. Kalimantan Utara: -0,12 persen
    4. Papua Pegunungan: -0,15 persen
    5. Sulawesi Barat: -0,17 persen
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More