Apa Bedanya FLPP dan Tapera? Ini Perbedaan dan Cara Kerjanya

- FLPP memberi akses KPR subsidi bagi MBR yang memenuhi syarat tanpa kewajiban menjadi peserta Tapera atau menabung rutin terlebih dahulu.
- Dana FLPP berasal dari dukungan pemerintah untuk pembiayaan rumah bersuku bunga terjangkau, sedangkan Tapera memanfaatkan simpanan peserta yang dikelola sesuai aturan.
- Pengajuan FLPP dilakukan melalui bank penyalur dengan syarat penghasilan dan kepemilikan rumah, sementara Tapera mengharuskan kepesertaan serta simpanan sebelum manfaat pembiayaan diakses.
Punya rencana membeli rumah dengan harga terjangkau, tetapi masih bingung memilih FLPP atau Tapera? Kedua program ini sama-sama berkaitan dengan pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses rumah dengan skema yang lebih ringan. Meski begitu, FLPP dan Tapera memiliki perbedaan dari segi kewajiban peserta, sumber dana, hingga cara mendapatkan manfaatnya.
Memahami apa bedanya FLPP dan Tapera penting buat kamu yang sedang mencari informasi tentang program rumah subsidi. FLPP dapat diakses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tanpa harus menabung terlebih dahulu, sedangkan Tapera menggunakan sistem kepesertaan dan iuran rutin. Supaya gak salah memahami kedua program ini, simak empat perbedaan FLPP dan Tapera berikut ini.
1. Kewajiban peserta dan menabung

ilustrasi rumah (pexels.com/Tom Fisk) Perbedaan pertama antara FLPP dan Tapera terletak pada kewajiban menabung atau membayar iuran. Program FLPP tidak mengharuskan calon penerima menjadi peserta Tapera atau menabung secara rutin terlebih dahulu untuk mengakses pembiayaan.
FLPP atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan merupakan dukungan pembiayaan perumahan yang ditujukan kepada MBR. Melalui skema ini, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan KPR subsidi melalui bank penyalur.
Sementara itu, Tapera memiliki sistem kepesertaan yang melibatkan pembayaran simpanan secara berkala. Peserta perlu terdaftar dan memenuhi ketentuan yang berlaku sebelum memperoleh manfaat pembiayaan perumahan dari program tersebut. Jadi, FLPP tidak mensyaratkan kamu menabung lebih dulu, sedangkan Tapera mengandalkan simpanan peserta sesuai ketentuan.
2. Sumber dana pembiayaan rumah

ilustrasi rumah (pexels.com/NEOSiAM 18+) FLPP dan Tapera juga berbeda dari sisi sumber dana yang digunakan untuk mendukung pembiayaan perumahan. FLPP memanfaatkan dana pemerintah yang disalurkan melalui mekanisme pembiayaan perumahan, sehingga MBR dapat memperoleh fasilitas KPR dengan dukungan subsidi.
Dana FLPP digunakan untuk membantu menyediakan pembiayaan rumah bagi masyarakat yang memenuhi kriteria. Salah satu manfaat yang dikenal dari skema ini adalah dukungan terhadap pembiayaan dengan suku bunga terjangkau sesuai ketentuan program.
Di sisi lain, Tapera menggunakan simpanan peserta sebagai bagian dari sumber dana untuk menjalankan manfaat program perumahan. Pengelolaan dana tersebut dilakukan melalui mekanisme Tapera berdasarkan aturan yang berlaku. Dengan demikian, perbedaan sumber dana menjadi hal penting yang perlu kamu pahami sebelum menentukan program pembiayaan rumah yang sesuai dengan kebutuhan.
3. Cara mendapatkan manfaat pembiayaan

ilustrasi rumah (pexels.com/Jakub Zerdzicki) Cara mendapatkan manfaat dari FLPP dan Tapera tidak sepenuhnya sama. Pada program FLPP, MBR yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan pembiayaan rumah melalui bank penyalur tanpa harus memiliki riwayat menabung Tapera terlebih dahulu.
Calon penerima tetap perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan, seperti ketentuan penghasilan, status kepemilikan rumah, dan kriteria lain sesuai kebijakan yang berlaku. Artinya, akses langsung bukan berarti semua orang otomatis mendapatkan pembiayaan.
Untuk Tapera, peserta perlu mengikuti mekanisme kepesertaan dan simpanan sebelum mengakses manfaat pembiayaan. Persyaratan serta ketentuan pemanfaatannya bergantung pada jenis manfaat yang diajukan. Kamu sebaiknya memahami prosedur pengajuan masing-masing program agar dapat menyiapkan dokumen dan memenuhi ketentuan yang diperlukan.
4. Sasaran dan fungsi program

ilustrasi rumah (pexels.com/Naufaria) FLPP dan Tapera sama-sama memiliki kaitan dengan penyediaan rumah yang lebih terjangkau, tetapi fungsi programnya perlu dibedakan. FLPP secara khusus mendukung pembiayaan perumahan bagi MBR melalui fasilitas likuiditas yang disediakan pemerintah.
Program ini membantu masyarakat yang memenuhi kriteria untuk memperoleh akses KPR subsidi. Dengan dukungan pembiayaan tersebut, calon pemilik rumah bisa mendapatkan skema kredit sesuai ketentuan yang ditawarkan.
Sementara itu, Tapera merupakan program tabungan perumahan yang memiliki mekanisme kepesertaan dan simpanan. Manfaatnya tidak hanya perlu dipahami dari sisi pembiayaan, tetapi juga dari ketentuan peserta dan pengelolaan simpanan. Oleh karena itu, kamu perlu melihat kebutuhan dan status kepesertaan sebelum mencari informasi lebih lanjut tentang fasilitas yang tersedia.
Jadi, apa bedanya FLPP dan Tapera? Perbedaan utamanya terletak pada kewajiban menabung dan sumber dana, karena FLPP dapat diakses MBR yang memenuhi persyaratan tanpa harus menabung lebih dulu, sedangkan Tapera mengharuskan kepesertaan dan pembayaran simpanan secara rutin sesuai ketentuan. Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa mencari informasi pembiayaan rumah yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu.






















