Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banyak yang Bergantung saat Pandemik, Apa Itu Food Bank?

Banyak yang Bergantung saat Pandemik, Apa Itu Food Bank?
Ilustrasi makanandi sebuah tempat makan. (IDN Times/Fitang Budhi Adhitia)

Jakarta, IDN Times – Baru-baru ini laporan menyebut bahwa jumlah orang yang bergantung pada bank makanan atau food bank semakin meningkat di tengah pandemik COVID-19. Hal ini terjadi karena perekonomian orang-orang tersebut tertekan sebagai dampak dari wabah virus corona.

Salah satu peningkatan penggunaan food bank terlihat di Inggris. Menurut The Guardian pada Minggu (21/3/2021), lebih dari sembilan dari 10 dewan distrik yang mewakili kota besar, kota kecil dan daerah perkotaan di seluruh Inggris, telah melaporkan peningkatan penggunaan bank makanan pada tahun lalu.

“Di Bradford, tiga kali lebih banyak makanan didistribusikan dari 21 lokasi selama puncak permintaan, dibandingkan dengan tingkat sebelum COVID-19,” tulis media Inggris itu.

Lalu, apa sebenarnya food bank dan mengapa orang-orang bergantung kepadanya?

1. Pengertian food bank

Ilustrasi Suasana Pandemik COVID-19 di Kota Guatemala, Amerika (ANTARA FOTO/Press Service of The Presidency)
Ilustrasi Suasana Pandemik COVID-19 di Kota Guatemala, Amerika (ANTARA FOTO/Press Service of The Presidency)

Menurut Food Poverty UK, bank makanan adalah organisasi nirlaba dan amal yang mendistribusikan makanan kepada mereka yang kesulitan membeli. Tujuannya adalah untuk menghindari kelaparan.

Bank makanan pertama di dunia didirikan di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1967, dan sejak itu ribuan organisasi telah didirikan di seluruh dunia. Di Eropa sendiri saat ini jumlah food bank telah berkembang pesat sejak tahun 2006. Bahkan peningkatannya lebih cepat sejak krisis ekonomi global dan meski sistem kesejahteraan wilayah sangat ekstensif.

2. Ragam food bank di AS

Ilustrasi penerima bantuan sosial untuk warga terdampak COVID-19 (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Ilustrasi penerima bantuan sosial untuk warga terdampak COVID-19 (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

Menurut Feeding America, bank makanan di AS sangat beragam, terdiri dari operasi kecil yang melayani orang-orang yang tersebar di daerah pedesaan yang luas hingga fasilitas yang sangat besar yang menyimpan dan mendistribusikan jutaan pon makanan setiap tahun, dan segala sesuatu lain yang dibutuhkan.

Lembaga itu juga menjelaskan bahwa berbagai faktor mempengaruhi cara kerja bank makanan, dari ukuran fasilitas hingga jumlah anggota staf.

“Tapi, satu kesamaan yang dimiliki semua bank makanan adalah bahwa mereka bergantung pada donor dan sukarelawan untuk menjalankan operasi sehari-hari mereka,” menurut lembaga itu di situs resmi mereka.

3. Sejarah food banks

(Ilustrasi)Petugas memberikan bantuan sosial dari Presiden kepada warga di Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5) (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
(Ilustrasi)Petugas memberikan bantuan sosial dari Presiden kepada warga di Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5) (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Konsep food banking dikembangkan oleh John van Hengel di Phoenix, Arizona pada akhir 1960-an. Van Hengel, yang seorang pensiunan pengusaha, menjadi sukarelawan di dapur umum, mencoba menyediakan makanan untuk disajikan kepada orang yang lapar.

Ide menciptakan food bank itu ia peroleh ketika melihat seorang ibu yang sering mencari makanan di tempat sampah. Melihat itu ia menyarankan orang-orang untuk menyediakan tempat bagi makanan yang masih layak namun tak lagi diinginkan agar bisa diambil oleh orang-orang yang kelaparan. Konsepnya mirip seperti cara “bank” menyimpan uang untuk digunakan di masa depan. Dari situ lahirlah industri food bank.

Van Hengel mendirikan Bank Makanan St. Mary di Phoenix, Arizona sebagai bank makanan pertama di negara itu. Pada tahun awalnya, van Hengel dan tim relawannya mendistribusikan 275 ribu pon makanan kepada orang-orang yang membutuhkan. Berita tentang kesuksesan bank makanan dengan cepat menyebar dan pada 1977 bank makanan telah didirikan di 18 kota di seluruh negeri.

Ketika jumlah bank makanan mulai meningkat, van Hengel mendirikan organisasi nasional untuk bank makanan dan pada 1979 ia mendirikan Second Harvest, yang kemudian disebut America’s Second Harvest the Nation’s Food Bank Network. Pada 2008, jaringan tersebut berganti nama menjadi Feeding America untuk lebih mencerminkan misi organisasi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rehia Sebayang
EditorRehia Sebayang
Follow Us

Latest in Business

See More

SCash Global Gandeng GoPay, Perkuat Layanan dalam Satu Aplikasi

17 Apr 2026, 14:31 WIBBusiness