Jakarta, IDN Times - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membukukan laba bersih sebesar Rp45,2 triliun hingga September 2026. Perolehan tersebut tumbuh 4,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan kinerja intermediasi perseroan yang tetap tumbuh positif.
Dari sisi penyaluran kredit, BCA dan entitas anak mencatatkan kredit sebesar Rp1.063 triliun per September 2026. Nilai tersebut meningkat 12,6 persen secara tahunan. Hendra mengatakan, BCA tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas perseroan.
"Penyaluran kredit tersebut mencakup segmen korporasi, komersial, dan usaha kecil dan menengah (UKM)," ungkapnya.
