Bitcoin kembali menembus 70 ribu dolar Amerika Serikat (AS) pada 20 Agustus 2026, setelah sebelumnya bergerak melemah dan cenderung datar selama beberapa waktu. Kenaikan ini membawa Bitcoin ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan dan membuat perhatian pasar kembali tertuju pada aset kripto. Pergerakan tersebut juga menunjukkan minat investor terhadap Bitcoin mulai kembali menguat setelah periode yang relatif sepi.
Menariknya, salah satu pemicu utama reli tersebut justru datang dari pasar obligasi AS. Keputusan Departemen Keuangan AS memperbesar pembelian kembali obligasi jangka panjang membuat imbal hasil obligasi turun dan membantu memperbaiki sentimen terhadap aset berisiko. Lalu, bagaimana perubahan di pasar obligasi bisa ikut mendorong harga Bitcoin?
