Membangun portofolio investasi gak cukup hanya dengan memilih aset yang terlihat menjanjikan atau sedang ramai dibicarakan. Setiap instrumen memiliki karakter, tingkat risiko, dan potensi keuntungan yang berbeda sehingga perlu ditempatkan secara proporsional. Tanpa perencanaan yang matang, portofolio yang awalnya terlihat menarik justru dapat menjadi sumber masalah finansial pada kemudian hari.
Kesalahan dalam menyusun portofolio sering kali gak langsung terasa karena dampaknya baru terlihat saat kondisi pasar berubah drastis. Ketika harga aset turun, barulah investor menyadari seluruh dananya terlalu terkonsentrasi pada instrumen tertentu atau gak memiliki perlindungan yang cukup. Karena itu, penting untuk mengenali ciri portofolio investasi yang kurang ideal sebelum risikonya semakin besar, yuk evaluasi portofolio secara lebih cermat.
