- Indonesia (pertumbuhan jumlah orang superkaya diproyeksi 81,7 persen)
- Arab Saudi (63,2 persen)
- 3. Polandia (63,2 persen)
- Vietnam (59 persen)
- 5. Australia (58,5 persen)
- Swedia (55,3 persen)
- Amerika Serikat (54,1 persen)
- Romania (49,5 persen)
- Filipina (48,9 persen)
- 10. Singapura (46,4 persen).
Jumlah Orang Superkaya RI Diprediksi Tumbuh Pesat, Apa Pemicunya?

Knight Frank memproyeksikan Indonesia mencatat pertumbuhan individu superkaya tercepat hingga 2031, sebesar 81,7 persen, untuk kekayaan bersih minimal 30 juta dolar AS.
Populasi lebih dari 280 juta jiwa, pasar domestik besar, serta sektor komoditas hingga keuangan digital disebut mendorong terciptanya sumber kekayaan baru di Indonesia.
ASEAN menonjol dengan Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Singapura masuk 10 besar; UHNWI di lima negara ASEAN diproyeksikan naik dari lebih 14 ribu pada 2026 menjadi lebih 22 ribu pada 2031.
Jakarta, IDN Times - Negara-negara berkembang dengan ekonomi yang semakin matang, seperti Indonesia dan Arab Saudi diperkirakan hingga 2031 akan mengalami pertumbuhan jumlah orang superkaya yang lebih cepat dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Visual Capitalist, menurut prediksi Knight Frank, Indonesia diproyeksi akan mencatat pertumbuhan tercepat dalam jumlah individu dengan kekayaan bersih minimal 30 juta dolar AS atau setara Rp542,67 miliar (kurs Rp18.089 per dolar AS).
1. Faktor pendukung Indonesia berada di posisi pertama

ilustrasi bendera Indonesia (unsplash.com/Bisma Mahendra) Salah satu faktor pendukung posisi Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat individu superkaya adalah jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, yang menjadikannya salah satu pasar domestik terbesar di dunia.
Selain itu, berbagai sektor industri, mulai dari komoditas hingga keuangan digital, turut menciptakan sumber kekayaan baru seiring dengan berkembangnya bisnis dan meningkatnya nilai kepemilikan perusahaan.
Adapun Arab Saudi dan Polandia menyusul di posisi berikutnya, dengan proyeksi pertumbuhan jumlah orang superkaya sekitar 63 persen. Kedua negara ini diperkirakan menjadi salah satu yang mencatat pertumbuhan jumlah miliarder tertinggi.
Di Arab Saudi, berbagai insentif di bidang perpajakan, impor, infrastruktur, dan pendanaan menciptakan iklim bisnis yang semakin mendukung pertumbuhan usaha. Sedangkan Polandia memiliki salah satu pertumbuhan ekonomi tercepat di Uni Eropa, sekaligus menjadi tempat berkembangnya perusahaan teknologi berstatus unicorn, seperti InPost dan Allegro.
Namun, perlu diperhatikan bahwa Indonesia, Arab Saudi, dan Polandia saat ini masih memiliki jumlah individu superkaya yang relatif lebih sedikit dibanding negara-negara maju. Kondisi ini membuat persentase pertumbuhannya lebih mudah terlihat tinggi.
2. Daftar 10 negara dengan pertumbuhan jumlah orang superkaya tercepat

ilustrasi seorang pria dengan bendera Arab Saudi (pexels.com/Furkan Ceylan) Berikut 10 negara yang diperkirakan memiliki pertumbuhan jumlah orang superkaya tercepat hingga 2031:
3. ASEAN hadir sebagai pusat pertumbuhan kekayaan baru

ilustrasi bendera ASEAN (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata) Jika dilihat dari perspektif regional, Asia Tenggara alias ASEAN menjadi salah satu kawasan yang paling menonjol. Empat dari 10 negara dengan proyeksi pertumbuhan jumlah orang superkaya tercepat di dunia berasal dari kawasan ini, yaitu Indonesia, Vietnam, Filipina, dan Singapura.
Secara keseluruhan, jumlah individu dengan kekayaan sangat tinggi (Ultra-High-Net-Worth Individuals/UHNWI) di empat negara tersebut ditambah Thailand diproyeksikan meningkat dari lebih dari 14 ribu orang pada 2026 menjadi lebih dari 22 ribu orang pada 2031. Artinya, akan ada lebih dari empat orang baru yang masuk ke dalam kelompok individu dengan kekayaan minimal 30 juta dolar AS setiap harinya.



















