Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

SEC Usulkan Aturan Baru Kripto, Apa Saja yang Berubah?

SEC Usulkan Aturan Baru Kripto, Apa Saja yang Berubah?
ilustrasi uang dan bitcoin (pexels.com/Kaboompics)
  • SEC mengusulkan Regulation Crypto Assets yang membuka dua pengecualian registrasi bagi proyek kripto untuk menghimpun dana hingga 5 juta dolar AS per empat tahun atau 75 juta dolar AS per 12 bulan.

  • Proyek tetap wajib mengungkapkan informasi dan risiko kepada investor serta mematuhi larangan penipuan dan manipulasi; jalur 75 juta dolar AS juga mensyaratkan laporan keuangan dan pelaporan berkala.

  • Proposal memperkenalkan safe harbor bersyarat untuk status aset kripto, tetapi belum berlaku karena SEC membuka masa komentar publik 60 hari sebelum menetapkan aturan final.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat atau Securities and Exchange Commission (SEC) mengusulkan aturan baru yang mengatur cara proyek kripto mencari dana dari investor. Proposal ini juga mencoba memberi kejelasan mengenai kapan aset kripto bisa masuk atau keluar dari aturan sekuritas. Jika disetujui, perubahan tersebut dapat memengaruhi cara proyek kripto berkembang dan mendapatkan pendanaan.

Meski begitu, proposal ini belum menjadi aturan yang berlaku. SEC masih membuka kesempatan bagi publik untuk memberikan masukan sebelum memutuskan apakah aturan tersebut akan diterapkan. Lalu, apa saja perubahan utama yang diusulkan SEC?

  1. 1. Proyek kripto mendapat jalur baru untuk menghimpun modal

    ilustrasi Bitcoin
    ilustrasi Bitcoin (magnific.com/freepik)

    Salah satu perubahan terbesar dalam proposal SEC adalah adanya dua pengecualian dari kewajiban registrasi sekuritas. Jalur pertama memungkinkan proyek tertentu menghimpun dana hingga 5 juta dolar AS dalam periode empat tahun, sedangkan jalur kedua memperbolehkan penghimpunan hingga 75 juta dolar AS dalam setiap periode 12 bulan. Dengan adanya pilihan tersebut, proyek kripto tidak harus selalu menggunakan proses registrasi penawaran sekuritas yang lebih rumit untuk mendapatkan pendanaan.

    Meski terdengar lebih longgar, pengecualian tersebut tetap memiliki syarat. Proyek yang memanfaatkannya harus memberikan informasi penting kepada calon investor dan tetap tunduk pada ketentuan terkait penipuan serta manipulasi pasar. Khusus jalur 75 juta dolar AS, penerbit juga harus menyediakan laporan keuangan dan memenuhi kewajiban pelaporan secara berkala.

  2. 2. Keterbukaan informasi tetap menjadi syarat

    ilustrasi seorang investor
    ilustrasi seorang investor (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    SEC tidak mengusulkan agar proyek kripto bebas menghimpun dana tanpa memberikan penjelasan kepada investor. Kedua jalur pengecualian tetap mengharuskan penerbit menyediakan principles-based disclosures, yaitu informasi yang membantu investor memahami penawaran dan risiko yang terkait. Artinya, kemudahan dalam mencari modal tetap diimbangi dengan kewajiban memberikan informasi yang cukup.

    Untuk penawaran yang menggunakan batas 75 juta dolar AS, persyaratannya lebih ketat karena penerbit juga harus menyediakan laporan keuangan dan menjalankan kewajiban pelaporan berkelanjutan. Ketentuan ini penting karena semakin besar dana yang dihimpun, semakin besar pula jumlah investor yang berpotensi terdampak. Proposal tersebut juga menegaskan bahwa ketentuan anti-penipuan dan anti-manipulasi tetap berlaku.

  3. 3. Status hukum aset kripto bisa menjadi lebih jelas

    ilustrasi hukum dan kebijakan
    ilustrasi hukum dan kebijakan (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

    Proposal SEC juga memperkenalkan conditional safe harbor yang berkaitan dengan istilah investment contract. Secara sederhana, mekanisme ini dapat memberikan kondisi tertentu ketika aset kripto tidak lagi dianggap memenuhi unsur investment contract untuk tujuan definisi sekuritas berdasarkan aturan yang diusulkan. Namun, perlindungan tersebut tidak otomatis berlaku untuk semua token.

    Salah satu syarat pentingnya berkaitan dengan pekerjaan utama yang sebelumnya dijanjikan oleh penerbit kepada investor. Jika penerbit telah menyelesaikan atau secara permanen menghentikan seluruh upaya manajerial penting yang dijanjikan dalam investment contract, aset tersebut dapat memenuhi kondisi untuk menggunakan safe harbor. Karena sifatnya bersyarat, proposal ini tidak berarti setiap proyek kripto otomatis terbebas dari aturan sekuritas.

  4. 4. Aturan ini belum berlaku untuk pasar kripto

    ilustrasi chart bitcoin
    ilustrasi chart bitcoin (unsplash.com/Kanchanara)

    Hal penting yang tidak boleh terlewat adalah status proposal tersebut. SEC baru mengusulkan Regulation Crypto Assets pada 18 Agustus 2026, sehingga ketentuannya belum menjadi aturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pelaku pasar. SEC masih membuka kesempatan bagi publik dan industri untuk memberikan masukan sebelum menentukan bentuk akhirnya.

    Dalam dokumen proposal, SEC menetapkan periode komentar selama 60 hari setelah dokumen tersebut diterbitkan di Federal Register. Selama proses itu, isi aturan masih dapat berubah berdasarkan masukan yang diterima SEC. Jadi, angka 75 juta dolar AS, mekanisme safe harbor, maupun ketentuan lainnya sebaiknya dipahami sebagai bagian dari proposal, bukan sebagai aturan final yang sudah berlaku.

    Proposal ini menunjukkan upaya SEC memberikan jalur regulasi yang lebih spesifik untuk aktivitas penggalangan dana berbasis aset kripto. Jika nantinya disetujui, proyek dapat memperoleh pilihan pendanaan yang lebih jelas, sementara investor tetap mendapatkan kewajiban keterbukaan informasi. Namun, dampak sebenarnya terhadap industri baru bisa dinilai setelah proses komentar selesai dan SEC menetapkan aturan akhirnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More