Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tanda Emas Batangan Palsu yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli
ilustrasi emas (unsplash.com/Scottsdale Mint)
  • Perubahan warna, bercak hitam, noda kehijauan, atau permukaan yang meninggalkan bekas saat digosok menjadi tanda emas batangan patut dicurigai.
  • Bobot dan dimensi emas perlu sesuai standar sertifikat; gunakan timbangan digital presisi serta jangka sorong jika emas terasa terlalu ringan atau tebal.
  • Periksa respons terhadap magnet, suara benturan, serta kualitas kemasan dan sertifikat; barcode dapat diverifikasi melalui aplikasi pemindai seperti CertiEye.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Membeli emas batangan merupakan salah satu pilihan investasi yang menjanjikan untuk jangka panjang. Namun, maraknya peredaran emas batangan palsu di pasar bisa menjadi ancaman serius untuk para investor, terutama pemula, sehingga dibutuhkan ketelitian dan pengetahuan yang cukup.

Mengenali ciri-ciri fisik dan kejanggalan pada emas batangan merupakan langkah penting sebelum memutuskan melakukan transaksi. Kejelian dalam memeriksa keaslian aset bisa memproteksimu dari modus penipuan yang semakin canggih dan risiko memperoleh emas batangan palsu.

1. Perubahan warna dan aus pada permukaan emas

ilustrasi emas (pixabay.com/hamiltonleen)

Emas murni memiliki sifat logam mulia yang tidak akan pernah mengalami korosi hingga perubahan warna seiring berjalannya waktu. Namun, jiak emas batangan yang dibeli menunjukkan adanya perubahan warna, bercak hitam, hingga noda kehijuan, maka bisa dipastikan bahwa asetnya palsu.

Kamu bisa mengujinya dengan cara menggosokkan permukaan emas secara perlahan pada telapak tangan atau kain khusus. Jika emas batangan memang asli, biasanya tidak akan meninggalkan bekas warna atau bahkan terkelupas ketika digosok.

2. Bobot dimensi yang tidak sesuai standar resmi

ilustrasi emas (pexels.com/Zlaťáky.cz)

Setiap emas batangan resmi pada umumnya memiliki standar berat dandimensi yang sangat presisi sesuai dengan yang tertera pada sertifikat pengujiannya. Namun, emas palsu biasanya terbuat dari logam penyusun dengan massa jenis berbeda dari emas murni, seperti tembaga hingga perak, sehingga bisa menyebabkan bobot atau ukuran fisiknya tidak seimbang.

Jika emas batangan terasa terlalu ringan atau terlalu tebal untuk ukuran berat tertentu, maka wajib dicurigai. Kamu bisa memanfaatkan timbangan digital presisi dan jangka sorong agar bisa menyesuaikan kesesuaian dimensinya secara lebih mandiri.

3. Tidak memiliki sifat magnetis dan suara dering nyaring

ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Emas murni tergolong sebagai logam non magnetis yang tidak akan tertarik oleh medan magnet jenis apa pun. Jika kamu mendekatkan magnet kuat ke emas batangan dan terjadi daya tarik-menarik, maka sudah bisa dipastikan bahwa emas tersebut palsu dan memiliki kandungan logam selain emas.

Selain uji magnet, kamu juga bisa menguji keasliannya melalui suara benturan lembut pada permukaan keras. Biasanya emas batangan murni akan menghasilkan suara dering yang bernada tinggi dengan gema cukup panjang saat diketuk secara perlahan. Sebaliknya, emas palsu dengan campuran logam murah justru akan menghasilkan dentuman berat dan pendek.

4. Kejanggalan pada sertifikat dan fitur keamanan kemasan

ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Emas batangan modern pada umumnya dikemas dalam kemasan yang udah terintegrasi (press) yang dilengkapi dengan fitur keamanan kecanggihan. Emas palsu sering dijual dengan kemasan yang terlihat kusam, cetakan tulisan buram, hingga segel yang mudah terbuka.

Kamu bisa memanfaatkan aplikasi pemindai khusus seperti CertiEye untuk memverifikasi keaslian barcode pada kemasan emas. Jika kode QR tidak bisa dipindai atau bahkan mengarah pada situs web bodong, maka produk emas tersebut sudah bisa dipastikan palsu.

Waspada terhadap modus peredaran emas batangan palsu merupakan langkah penting untuk menjaga keamanan investasi emas. Dengan mengenali tanda-tanda di atas, maka bisa terhindar dari jebakan para oknum nakal. Ingatlah untuk selalu jeli dalam memeriksa keaslian dari emas batangan yang dibeli.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article