Terungkap! Faktor Utama Penentu Ketenangan Finansial Seseorang

- Survei CNBC International menunjukkan hampir 60% responden menilai bebas utang sebagai faktor utama rasa aman finansial, melampaui besarnya penghasilan.
- Bunga kartu kredit yang tinggi, dengan APR rata-rata sekitar 23%, dapat memicu siklus utang ketika kartu digunakan untuk kebutuhan harian atau keadaan darurat.
- Dana darurat membantu mencegah utang baru; menabung bertahap dan otomatis dianjurkan, sementara balance transfer dapat dipertimbangkan dengan disiplin bagi yang memenuhi syarat.
Banyak orang mengira ketenangan finansial hanya bisa diraih ketika penghasilan sudah sangat besar. Padahal, kenyataannya gak selalu demikian, lho. Ada orang dengan gaji tinggi yang tetap merasa cemas soal uang, sementara ada juga yang berpenghasilan biasa tapi bisa hidup lebih tenang.
Hal ini menunjukkan bahwa rasa aman secara finansial dipengaruhi oleh lebih dari sekadar jumlah uang yang masuk setiap bulan. Berdasarkan hasil survei CNBC International Your Money Financial Security Survey yang dilakukan SurveyMonkey, faktor terbesar yang membuat seseorang merasa aman secara finansial justru berkaitan dengan kondisi utangnya.
Table of Content
1. Bebas utang jadi kunci utama rasa aman

Hasil survei menunjukkan bahwa hampir 60% responden menganggap bebas utang merupakan faktor nomor satu yang membuat mereka merasa aman secara finansial. Artinya, banyak orang lebih mengutamakan ketenangan karena gak memiliki beban cicilan dibanding sekadar memiliki pendapatan besar. Ketika utang sudah gak lagi membayangi, kamu pun bisa lebih fokus merencanakan masa depan.
Salah satu jenis utang yang paling sering menjadi masalah adalah utang kartu kredit. Bunga kartu kredit yang tinggi membuat jumlah tagihan bisa terus bertambah apabila saldo gak segera dilunasi. Akibatnya, beban pembayaran semakin besar dan kondisi keuangan menjadi lebih sulit dikendalikan dari waktu ke waktu.
2. Utang kartu kredit mudah berubah menjadi lingkaran yang sulit diputus

Menurut data Consumer Financial Protection Bureau, rata-rata bunga kartu kredit hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding satu dekade sebelumnya. Sementara itu, WalletHub mencatat rata-rata APR atau suku bunga tahunan kartu kredit berada di kisaran 23%. Bunga setinggi ini membuat utang dapat berkembang jauh lebih cepat daripada kemampuan banyak orang untuk melunasinya.
Ted Rossman, analis industri senior di Bankrate, menjelaskan bahwa kebanyakan orang menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan sehari-hari atau biaya darurat. Sayangnya, kondisi tersebut sering kali memicu siklus utang yang sulit dihentikan. Ketika tagihan lama belum lunas lalu muncul kebutuhan baru, saldo kartu kredit pun semakin membengkak.
3. Dana darurat membantu kamu terhindar dari utang baru

Melunasi utang memang penting, tapi pekerjaan itu gak berhenti sampai di sana, lho. Setelah utang selesai dibayar, kamu tetap membutuhkan dana darurat supaya gak kembali bergantung pada kartu kredit saat muncul pengeluaran tak terduga. Inilah alasan mengapa tabungan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan finansial.
Matt Schulz, Chief Credit Analyst di LendingTree, menjelaskan bahwa seseorang yang gak memiliki tabungan berisiko kembali berutang ketika menghadapi keadaan darurat, seperti kendaraan rusak atau biaya pengobatan hewan peliharaan. Sebaliknya, jika sudah memiliki dana darurat, kebutuhan mendesak bisa dibayar tanpa harus menambah utang baru. Para pakar keuangan juga umumnya menyarankan untuk mengumpulkan dana darurat setara tiga hingga enam bulan biaya hidup secara bertahap.
4. Menabung sedikit demi sedikit jauh lebih realistis

Banyak orang menunda menabung karena merasa nominal yang dimiliki terlalu kecil. Padahal, membangun kebiasaan menabung justru lebih penting daripada langsung memiliki tabungan dalam jumlah besar. Kamu bisa memulainya dari nominal yang sesuai dengan kemampuan tanpa harus merasa terbebani.
Salah satu cara yang disarankan para ahli adalah mengatur pemotongan otomatis dari gaji ke rekening tabungan terpisah. Cara ini bisa membantumu tetap konsisten karena uang langsung disisihkan sebelum sempat digunakan untuk kebutuhan lain. Seiring waktu, saldo tabungan akan terus bertambah dan menjadi pelindung ketika kondisi darurat datang.
5. Balance transfer bisa membantu mengurangi beban bunga

Apabila bunga kartu kredit sudah membuat tagihan semakin sulit dilunasi, balance transfer dapat menjadi salah satu pilihan. Fitur ini memungkinkan kamu memindahkan utang ke kartu kredit lain yang menawarkan bunga 0% dalam periode tertentu. Dengan begitu, pembayaran pokok utang menjadi lebih ringan karena gak terus dibebani bunga tinggi selama masa promosi.
Namun, fasilitas ini gak cocok untuk semua orang. Data Experian menunjukkan bahwa peluang mendapatkan kartu balance transfer umumnya lebih besar bagi pemilik skor kredit yang baik, biasanya di atas 670. Selain itu, Equifax juga menjelaskan bahwa membuka kartu kredit baru dapat memengaruhi skor kredit untuk sementara waktu, sehingga kamu perlu mempertimbangkannya dengan matang sebelum mengajukan permohonan.
Ted Rossman juga mengingatkan bahwa balance transfer hanya efektif apabila kamu disiplin. Hindari menggunakan kartu tersebut untuk transaksi baru selama proses pelunasan berlangsung. Cara paling sederhana adalah membagi total utang dengan jumlah bulan bebas bunga, lalu membayar sesuai target setiap bulan agar utang benar-benar selesai sebelum masa promosi berakhir.
Ketenangan finansial ternyata bukan hanya soal memiliki gaji besar atau aset melimpah. Berdasarkan hasil survei, bebas dari utang menjadi faktor yang paling banyak membuat seseorang merasa aman secara finansial.
Kondisi tersebut bisa dicapai dengan mengelola utang secara bijak, membangun dana darurat, serta memanfaatkan strategi pembayaran yang tepat jika diperlukan. Meski prosesnya membutuhkan waktu, langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa kamu menuju kondisi keuangan yang lebih sehat dan pikiran yang jauh lebih tenang.






















