Jakarta, IDN Times – Utang nasional Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya menembus 40 triliun dolar AS (sekitar Rp719,7 kuadriliun), berdasarkan data Departemen Keuangan AS pada Selasa (18/8/2026).
Dilansir CNBC, pencapaian tersebut terjadi sekitar empat setengah tahun setelah utang AS melewati 30 triliun dolar AS (sekitar Rp539,1 kuadriliun). Sementara itu, nilainya telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 19,4 triliun dolar AS (sekitar Rp348,6 kuadriliun) pada satu dekade sebelumnya.
Porsi utang yang dipegang publik kini mendekati 100 persen dari total perekonomian. Kondisi ini terjadi seiring akumulasi defisit anggaran tahunan, termasuk paket stimulus besar selama pandemik COVID-19.
