Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ajal

ilustrasi bunga higanbana (pixabay.com/nekoroom)
ilustrasi bunga higanbana (pixabay.com/nekoroom)

Ajal datang tanpa diduga
Hidup di dunia hanya sementara
Jasad sudah terbujur kaku
Diiringi tangisan pilu

Tandu kematian menyapa
Liang lahat mulai terbuka
Jiwa terpisah dari raga
Tertutup tanah perlahan sirna

Apa yang kau sombongkan
Bermuara pada kematian
Perlahan mulai terlupakan
Kebaikan menuntun di kegelapan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jannah
EditorJannah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Pilihan yang Kuterima

14 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction