Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Di Antara Detak yang Terlewat

ilustrasi kandungan (unsplash.com/@heathermount)
ilustrasi kandungan (unsplash.com/@heathermount)

Kusematkan harap di balik lipatan malam,
pada janin waktu yang baru menetas di dada.
Namun, tak semua gema menemukan dinding,
tak semua detak ingin bertahan.

Kau, serpih bintang yang tak sempat jatuh,
mengendap diam di lorong-lorong tubuhku.
Tak bersuara, tapi berbentuk.
Tak terlihat, tapi menetap.

Orang bilang aku kehilangan,
padahal aku hanya berubah tempat mencintai.
Bukan di pangkuan,
melainkan di ruang dalam
yang tak dijamah mata dunia.

Ada hari-hari hening
yang terasa seperti engkau sedang lewat,
ringan seperti napas,
nyaring seperti rindu
yang belum punya nama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Retak Tapi Bertahan

05 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi pintu

[PUISI] Pertentangan Liat

02 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

02 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi menutup muka dengan buku

[PUISI] Sampul Buku

01 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi nerdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

31 Jan 2026, 21:48 WIBFiction