Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Di Balik Kata Andai

ilustrasi perempuan menyesal
ilustrasi perempuan menyesal (pexels.com/Alex Green)

Kentalnya darah tidak mampu berdusta
Kacamata awam sukar melihatnya
Nyatanya, sesal ingin merubah cerita
Seandainya ego mengabulkan rasa
Tak akan tergores luka menganga

Tetesan air infus menjadi saksi
Paru-paru sulit meraup oksigen dengan berani
Gema batuk melawan virus bakteri
Andai saja ku tukar posisimu saat ini

Seribu maaf kelu terucap
Senyum manis memeluk dekap
Kata andai seakan menguap
Takdir Tuhan berjalan tegap

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Berlarilah, Bahkan Jika Esok Terbenam

16 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi menghadap laut

[PUISI] Palung Batin

16 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi kertas putih

[PUISI] Halaman Kosong

14 Jan 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi perempuan membaca buku di laut

[PUISI] Tabu

14 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Sebuah Penantian

13 Jan 2026, 17:57 WIBFiction
ilustrasi hakim

[PUISI] Korupsi Antik

12 Jan 2026, 05:04 WIBFiction