Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hujan di Jalinan Jemari Kita

ilustrasi payung (pixabay.com/Mylene2401)
ilustrasi payung (pixabay.com/Mylene2401)

Kau pernah menjelma pengantar

Manis dalam tidurku

Bukan khayalan dan imaji yang terus mengungkung ruang gerak

 

Pada jalinan jemari kita

Kembali dibasahi air mata yang terus-menerus  menguras mata air,

dan tak sudah-sudah

Menggali pekuburan baru di sisi utara

 

Kala petang sudah tiba di angkasa

Akankah banjir di sudut mataku, menjelma pelangi?

Seperti omong kosongmu kemarin pagi? 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Matthew Suharsono
EditorMatthew Suharsono
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction
ilustrasi orang yang bekerja dari rumah

[PUISI] Tanda Tanya

09 Feb 2026, 21:07 WIBFiction