Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Lilin di Malam Peringatan

[PUISI] Lilin di Malam Peringatan
ilustrasi lilin (pexels.com/Ahmed Aqtai)

Malam ini, ribuan lilin dinyalakan,
satu demi satu, melawan gelap.
Api kecil itu berkisah dalam bisu,
tentang mereka yang berjuang tanpa ragu.

Asap tipis menjelma doa,
naik ke langit, mencari rumah.
Nama-nama pahlawan bergema,
meski tak lagi terdengar di telinga kita.

Oktober hadir dengan wajah tegar,
mengingatkan kita pada darah dan sabar.
Lilin-lilin kecil itu menjadi saksi,
bahwa merdeka bukan hadiah, tapi janji.

Di wajah muda yang menatap api,
terpantul semangat yang tak mati.
Mereka belajar dari nyala cahaya,
bahwa cinta tanah air tak mengenal usia.

Malam terasa hangat meski dingin,
karena setiap lilin adalah hati yang bersyukur.
Cahaya itu mengikat kita,
dalam satu sumpah, satu jiwa.

Dan ketika lilin terakhir padam,
gelap tak lagi menakutkan.
Sebab kita tahu, di balik malam,
ada sejarah yang tetap menyala.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Satu Pelukan yang Hangat

10 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pelan

[PUISI] Pelan

09 Mei 2026, 17:57 WIBFiction
[PUISI] Tabungan Rasa

[PUISI] Tabungan Rasa

09 Mei 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Perangai Mematikan

[PUISI] Perangai Mematikan

09 Mei 2026, 08:48 WIBFiction
[PUISI] Niskala

[PUISI] Niskala

08 Mei 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Kepada Kegagalan

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction