Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Luka

seseorang menangis (freepik.com/freepik)
seseorang menangis (freepik.com/freepik)

Selamat malam, kita bertemu lagi
Dengan dingin dan sunyinya malam
Dengan petikan gitar dan secangkir kopi 
Dengan sisa air mata dan tatapan kosong
Dengan dia, yang kini mungkin sudah lupa

Selamat malam, kita bertemu lagi
Sekian tahun sudah, belum bosankah kamu hadir di malamku?
Sekian tahun sudah, izinkan aku untuk memelukmu lagi malam ini
Sekian tahun sudah, aku masih tidak butuh siapa pun, kecuali dia
Sekian tahun sudah, masih tetap kamu yang menemani malamku

Kamu tau semua orang membencimu
Jangan khawatir, tentu saja kecuali aku 
Aku masih berterima kasih untuk kehadiranmu
Aku tetap memeluk apa pun yang dia berikan
Meskipun itu kamu, Luka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Adisf .
EditorAdisf .
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan berdoa

[PUISI] Kepada Ramadan

11 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi wanita

[PUISI] Telanjur Salah

10 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi berdiri

[PUISI] Sepenuhnya Pulih

10 Feb 2026, 14:07 WIBFiction