[PUISI] Madu

acuhmu adalah madu
yang kunikmati bersama pahitnya kenyataan
laku indahmu
membelai anggun nasibku
suaramu adalah madu
yang menawar racun keserakahan
suaramu adalah setetes air
di masa kemarau moral
maaf, aku berobat pada acuh nan anggunmu
dalam diam, dari jauh
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















