Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menanti Bintang yang Hilang

Ilustrasi gambar langit
Ilustrasi gambar langit (istockphoto.com/MarcoRof)

Malam datang tanpa suara
Menyisakan dingin di sela rusukku
Langit terbentang seluas cakrawala
Namun terasa sempit tanpa hadirmu

Di antara kabut yang menyelimuti
Aku tetap mencari keberadaanmu
Kerlip yang selalu ingin kupeluk
Dalam diam dan penantian panjang

Kau tak pernah berlomba dengan bulan
Tak pula ingin jadi yang paling terang
Namun sinarmu senantiasa kunanti
Saat harapku nyaris hilang dari orbitnya

Kutitipkan pesan pada angin berlalu
Membiarkan rindu membubung ke angkasa
Berharap ia menemukanmu di sana
Di antara jutaan rasi semesta

Dan sekarang...
Aku masih berdiri, di bawah langit yang sama
Menyimpan namamu di sela napas semesta
Memanggilmu dalam sepi yang hampa
Berharap cahaya indah menyapa diriku
Yang kian tenggelam dalam lubang rindu

Bila malam mengizinkan kita bertemu
Biarlah mataku berbicara
Dan jatuh cinta sekali lagi

Namun, bila kau tak lagi bersinar untukku
Tak apa...
Aku akan senantiasa menatap langit
Diam di bawah gugusan manik cahaya
Mengenangmu dalam kesunyian malam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menanti Bintang yang Hilang

19 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar

[PUISI] Pena dan Kertas

18 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menggugat Doa

18 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi bulan sabit

[PUISI] Bulan Sabit

17 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi menghadap laut

[PUISI] Palung Batin

16 Jan 2026, 20:07 WIBFiction