Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pukul Sembilan di Terminal

Ilustrasi pasangan di terminal (pexels.com/Katrīne Skrebele)
Ilustrasi pasangan di terminal (pexels.com/Katrīne Skrebele)

Berisik bersahut antar penunggu bus
Kau menggamit lenganku erat sekali
Seolah tak ingin lepas
Menahanku dan kau bilang enggan pulang

Melihat bus berlalu-lalang
Datang dan pergi dari berbagai tujuan
Menunggu pemberhentian bus yang akan membawamu
Semakin malam dan aku tak ingin lekas berakhir

Hentikan waktu saja bila aku bisa
Membiarkan kepalamu menyender lebih lama
Suaramu semakin sendu, memohon untuk tinggal saja
Bersamaku di sini, melupakan deret bus yang terlihat dingin

Hingga hampir pukul sembilan malam di terminal
Aku melepasmu kembali pulang
Menjalani lagi hari-hari saling berjauhan
Kasih, mari penuhi kotak rindu untuk temu bulan depan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mega Ansav
EditorMega Ansav
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Misi Gagal untuk Gagal

06 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction