Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Rasa yang Tak Terjemah

[PUISI] Rasa yang Tak Terjemah
ilustrasi pasangan yang sedang berjalan bersama (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Langkah kita pernah saling berjumpa
di sebuah negara
yang tak meminta nama
Mata kita pernah saling menyapa
di sebuah tempat makan favorit banyak manusia

Saat itu, ku lihat senyummu pertama kali
dan jantungku langsung berdebar berkali-kali
Saat itu, ku bicara padamu pertama kali
dan saat itu juga hati menemukan yang selama ini dicari

Namun, sedihnya
hidup memisahkan kita
kamu terbang setinggi-tingginya
sedangkan aku berjalan biasa
kamu hidup di bawah sorot cahaya
sedangkan aku berperan di belakang layarnya

Kini, baru ku sadari rasa tak terjemah ini
ada cinta yang tak menuntut dimengerti
cukup dijaga agar tak melukai
seperti bahasa yang tak dapat diterjemahkan dengan mudah
namun semoga maknanya bisa kamu pahami dengan indah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan

11 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction