Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Senja di Ujung Hujan Pertama

[PUISI] Senja di Ujung Hujan Pertama
ilustrasi senja (pexels.com/vee terzy)
Share Article

Di ujung hujan pertama, langit berwarna tembaga,
menyisakan aroma tanah yang hangat.
Di sana aku melihatmu,
seperti cahaya yang pulang bersama senja.

Air masih menetes di daun-daun pisang,
menjadi irama kecil yang menenangkan.
Kau hadir, tanpa kata,
namun senyummu adalah terjemahan rasa.

Langkahmu mengiris genangan,
menciptakan lingkaran-lingkaran diam.
Aku terpesona pada bayangan,
yang menari di air, mencari pulang.

Senja merangkul awan jingga,
seakan dunia belajar menyapa.
Hujan berhenti, namun hatiku,
baru saja dimulai oleh hadirmu.

Ada kehangatan yang tak sempat kutulis,
mengalir seperti sungai kecil di dadaku.
Di ujung hujan pertama,
aku belajar mengeja namamu dengan rindu.

Dan ketika malam turun perlahan,
aku masih menyimpan sisa hujan.
Seperti kenangan yang enggan reda,
tentangmu, dan senja yang pertama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Selembar Pasrah

[PUISI] Selembar Pasrah

27 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Jubah Prasangka

[PUISI] Jubah Prasangka

27 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Tentang Mimpi

[PUISI] Tentang Mimpi

26 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tolak Ukur

[PUISI] Tolak Ukur

25 Mei 2026, 21:07 WIBFiction